Hujan mengguyur kota Padang, adikku yang no 2 sudah gelisah menunggu aku yang masih menekuni kerjaanku. Ia ingin ditemani beli handpone yang di inginkannya. Akhirnya kami putuskan untuk naik angkot saja ke Pasar Raya, soalnya aku hanya punya satu mantel, hujan sangat lebat keinginannya tak bisa ditunda pula, macam orang ngidam jah sama HP wkwwkkw ^_^. So, akupun naik angkot, karena sudah lama nggak naik angkot aku lumayan nampak canggung, dan sangat hati-hati, apalagi kalo yang didalam angkot semua kaum adam, pasti aku tak bakal tenang sebelum ada kaum hawa yang juga naik ^_^ kebayang tragedi pemerkosaan yang banyak terjadi disekitar.
Ngantuk-ngantuk aku di atas angkot, lama sekali sampai pasar, yupss aku paling tak tahan naik mobil lama-lama, mata nih tak mau kompromi Hiks hiks ntar kalo di mobil sendiri biarlah sopir atau suami aku yang bawa, jadi aku bisa bobo wkwkw ^peace^. Akhirnya kami sampai di deretan iman bonjol, nah langsung tanya-tanya Hp yang diinginkan adikku, seperti biasa, dia amat pemalu buat bertanya, kalau aku yang tanya, aku mana tahu apa yang disuka. Akhirnya setelah cari-cari dapatlah apa yang disuka, dan urusan tawar menawar aku jagonya, maklum jiwa bisnis otak nawar paling rendah hahha...dan COCOK, beli deh (Y)
"Laperrrr...." Kulihat sebuah rumah makan di seberang, "GADO_GADO" ngebayangin gado2 yang enak yang pernah kumakan di kampus nyam nyam...kamipun kesana, tapi tahu nggak apa yang ku pesan malah Bakso hahahha...karena hasrat pandangan pertama tadi Gado-Gado..walhasil aku pesan lagi gado-gado. Adikku malah terkejut dan senyum-senyum. Konsultan Nutrisi tergoda..wkkwkwk, Dua menu sekali makan hahha.
Gado-gado terhidang, ku sumpit tahu berlumur saos kacang itu, dan "weakkkkk...enek..kagak enak" aku membathin, "ya sudahlah tadi cuma lapar mata, Unni sudah kenyang" lanjut adikku. Aku pikir ulang, mungkin lambung aku dah nggak kayak dulu lagi nih, macam karet, herbalife udah normalin lagi, makanya nggak terima dia kalo aku makan kebanyakan hik hiks
Yups gado-gadonya cuma ku cubit doang....
KU JAGA LISANNYA DALAM PENGHAMBAANKU PADA TUHANKU
Bismillahirrahmanirrahim
Kali ini aku ingin mencerikan sebuah kisah dari seorang gadis yang hampir mirip denganku sifatnya, ia amat polos namun sangat berdedikasi atas amanah yang diembannya, ia sangat ceria namun tetap berusaha menjaga izzahnya sebagai seorang muslimah beragama. Ia ramah pada semua orang sehingga tak heran banyak juga yang menganggap keramahan dan kebaikannya itu adalah suatu perhatian yang lebih bagi kawan lawan jenis. Ia sangat pandai membangun hubungan silahturahmi, berprestasi dan telah ikut training ke luar kota untuk melatih jiwa entrepneushipnya yang tersembul di antara jiwa menulis dan belajarnya. Pokoe e ni gadis jadi inspirasi aku banget.
Wajahnya tak begitu cantik, kulit sawo matang, gemuk dan pendek, namun cahaya senyum tulusnya dalam bersahabat buat ia adalah muslimah cantik bagiku. Suatu ketika ia menceritakan apa yang dialaminya padaku. Saat ini ia telah mendapatkan gelar sarjana dan juga telah meraih posisi yang bagus di bisnis yang ia tekuni saat ini. Aku sangat salut dengannya, ia pintar menulis, punya beberapa antologi, dan sekarang sudah punya ekstra income dan kabarnya sedang merintis sebuah penerbitan dengan sahabat-sahabatnya.
"Mungkin kamu lihat aku begitu Wah diluaran sana, namun aku tetaplah wanita yang sangat lemah dan mudah terpedaya, apalagi yang dengan masalahku saat ini Ukhti" Ujarnya kepadaku, meskipun aku tak melihat wajahnya secara langsung, karena hanya di sebuah room chat, aku rasakan ada kegalauan dalam dirinya saat ini.
"Jika ukhti ingin berbagi, silakan !! Masalah apakah itu ukh?? semoga bisa kita carikan solusi" lanjutku
"Ana dilamar oleh seseorang lewat room chat dua minggu yang lalu Ukh, dan saat ini ana sangat galau bagaimana menghadapinya " Suasana diam.
"Apakah Ukhti kenal dengan lelaki itu sebelumnya?" Tanyaku singkat
"Ana cuma berinteraksi dengan dia selama ini lewat FB, dan hanya diskusi biasa dan itupun kalo kebetulan saja, ana belum pernah bertemu langsung dengan dia sebelumnya Ukh, pesan malam itu benar-benar buat ana tidak bisa pejamkan mata, kebetulan juga ana sedang dalam masa keraguan ni ukh, ana ingin sekali menikah, seseorang tempat berbagi di kondisi yang serba seperti ini, Ukhti tahu bisnis ini dunianya kejam, kalo tidak hati-hati bisa saja terjadi hal yang tidak di inginkan, apalagi ana masih singel begini, apakah ini jawaban doa-doa ana selama ini Ukh?" dalam pertanyaannya ada pertanyaan.
"Ukhti sudah bilang padanya, jika benar ingin serius silakan temui orang tua ukhti, bicarakan secara baik-baik, toh kalo niatnya ingin tunaikan separuh agama, Insya Allah akan dilancarkan" Lanjutku.
"Sudah ana bilang seperti itu Ukhti, namun beliau katanya ingin selesaikan study dulu, nanti baru jumpai orang tua ana, saat ini berkenalan dan saling tahu saja dulu, itu katanya Ukh" Lanjut sahabatku itu.
"Loh...katanya mau nikahi Ukhti, kenapa nggak berani jumpa orang tua Ukh?? kan jumpa orang tua nggak langsung nikah begitu, toh nanti kalo tidak jodoh macam jadi sahabat saja, tapi kalo hubungan macam ini hati-hati ukhti sayang, jangan sampai syetan menguasai kita, lelaki memang di berikan kelebihan syahwat kita saja yang wanita agar lebih paham dan berhati-hati, lebih dekatkan diri pada Allah ya ukhti" Lanjutku mencoba memberi nasihat, meskipun aku juga kadang sempat tergoda dengan hal ini, makin tinggi pemahaman agamaku rasa makin berat ujian godaan itu.
"Iya Ukh, parahnya anapun ikut arus ukh, ana sms dia, tanya kabanya, kami belum pernah bertemu langsung sebelumnya Ukh, ana menyesal melakukan hal itu Ukh, ana tahu itu dosa, ana sepertinya sudah mulai mencintainya Ukh...astaghfirullah...apa yang harus ana lakukan" pertentangan jiwa telah terjadi dalam jiwa saudaraku ini, aku ikut merasakan pilunya, di satu sisi ia ingin menjaga prinsipnya salah satu sisi anugera cinta tak dapat di tolak.
Siapapun lelaki itu, aku akan langsung tampar dia jika aku tahu siapa dia namun aku juga seorang wanita yang tak punya daya jika kelak hal itu juga terjadi padaku, masihkah aku bisa menjaga prinsip kehormatanku dengan baik, Ya Allah berikanlah aku seseorang yang benar-benar bisa menjaga kehormatanku.
"Ini ulah ucapan I Love U yang kamu umbar pada waktu yang tak tepat wahai kaum adam "
"Sadar nggak, betapa mudahnya seorang lelaki meruntuhkan izzah seorang wanita dengan kata-kata cinta"
"Jika kamu punya adik atau kakak perempuan, sesekali tanyakan pada mereka bagaimana perempuan itu hatinya, pikir dulu sebelum terucap"
"Kalian tahu sekali apa kelemahan kami, nanum kalian begitu tega melakukannya, sungguh terlalu"
Ingin kupeluk saudariku itu, aku merasakan betapa menderitanya ia sekarang, Jika cinta itu menjelma seperti cinta Zulaikha pada Yusuf, apakah si lelaki itu tahu?? jika ternyata tidak berjodoh, apakah si lelaki itu mau bertanggung jawab atas lisan yang telah terucap itu?? Aku pun menangis memohonkan doa agar Allah kembali genggam hatinya ke jalan yang terbaik.
"Ukhti...La tahzan, apa yang telah terjadi cukuplah jadi pelajaran, bersyukur alhamdulillah Ukhti merasa bersalah dan menyesal, lihat sahabat wanita kita di luar sana, dengan dosa besar saja mereka bahkan tidak peduli lagi, saat ini yang Ukhti lakukan adalah terus dekatkan diri kepada Allah yah, minimkan interaksi dengan si lelaki jika tidak terlalu penting, kalo bisa jangan."
"Jika Dia minta waktu untuk selesaikan studynya, berikan apa yang dia mau, berarti sebelum ijab dan khabul ukhti bukan milik dia, tidak ada istilah booking calon istri dalam agama kita, kalo mau beli yah langsung ijab khabul ^_^. Jika jodoh insya Allah akan dipertemukan dalam waktu yang tepat oleh Allah, Ukhti yakin saja wanita yang baik itu untuk lelaki yang baik, jadi jangan cemas dan galau yah"
"Jika Allah anugerahkan rasa Cinta jangan sampai mengalahkan rasa cinta pada Allah itu sendiri, Ukhti jalani saja bagaimana kehidupan Ukhti biasanya, berikan kesuksesan itu segera ke orang tua kita, family kita, karena merekalah Cinta Abadi kita saat ini.
"Iya Ukh, ukhti berikan ana banyak pencerahan, rasa ini benar buat hidup ana berantakan Ukh, ana kini suka ingin tahu apa yang sedang ia lakukan, ana lihat terus statusnya walaupun ana tidak lakukan apa-apa, melihatnya saja sudah lega" Ujarnya polos, aku menggigit bibir, gadis sepolos ini tak boleh kubiarkan jatuh pada cara yang salah. Sungguh terlalu kamu wahai lelaki yang telah buat saudariku begini argttttttttttt *ingin cekik Berubahhhhh jadi kuntil juga ne gue nelusup malam-malam ke rumahnya haahahaha
"Nah, sekarangkan ukhti dah tahu itu salah, jaga interaksi sama dia, bersabar saja dan berdoa, Ukhti sekarang sibukkan saja dengan aktivitas ukthti yang super duper Wow itu yah, jangan mau jatuh karena yang namanya Cinta, orang sehebat Ukhti banyak pastinya yang mengincar, namun mungkin pada mental pecundang semua, Allah belum kirim yang pangeran berkuda putih yang berani meminang ke orang tua, tidak apa ini namanya ujian cinta, harus dihadapi dengan cara yang bijak. Oke. Jangan galau lagi yah" Lanjutku bersemangat.
"Tapi jujur Ukh, dia itu lelaki idaman ana, gagah, berpendidikan tinggi, baik banget, cerdas, dan ana rasa dia serius dengan pesan itu, karena ana kenal dia sosok yang serius, nggak pernah neko-neko" lanjutnya membela si lelaki misterius yang sukses rebut hati bidadari ini.
"Iyah, alhamdulillah Ukh, baguslah kalo begitu, namun ingat Ukh, kriteria agama yang bagus adalah aspek no 1 dalam memutuskan, kalo dia serius dengan ukhti maka dia akan hargai keputusan ukhti untuk tidak terlalu berinteraksi sampai tiba waktunya, apalagi tadi orangnya berpendidikan pasti nggak bakal kayak pemuda alay, so kalo baik budi dan agamanya aku ikut mendokan kalo kalian berjodoh yah, yang aku pesankan jangan sampai Cinta Ukhti sama dia kalahkan Cinta Sama Allah justru karena cinta ini Ukhti harus lebih dekat sama Allah, biar nanti di pernikahan dan rumah tangga samara dan berkah.
"Jaga lisannya itu dalam penghambaan Ukh pada Allah, sekarang sudah saatnya ukhti mempersiapkan menjadi seseorang Istri yang Shaliha nantinya, sebagai seorang wanita banyak sekali kewajiban kita ukhti, sebagai Istri kita harus tahu bagaimana melayani suami dengan baik, merapikan rumah, menjaga hubungan dengan mertua, keluarga besan dll, menjadi Ibu nantinya, apalagi Ukhti juga seorang bisniswoman dan akademisi, nah masih banyak yang harus dipelajari, anggap saja ketika dia fokus dengan studynya, ukht juga fokus dalam mempersiapkan diri. Jangan sampai kewajiban pokok sebagai wanita terlupakan karena karier, bagaimanapun wanita lebih utama tugasnya dirumah agar bisa lahirkan generasi syuhada " Lanjutku seperti ustadzah saja nih, seperti udah pernah alami ajah....hiks hiks.
"Subhanallah, Ukhti Syukron Jazakillah, ana benar-benar dapat ilmu yang berharga hari ini, Ukhti sangat luar biasa, beruntung sekali orang yang mendapatkan Ukhti nanti" Lanjutnya, aku yakin muka cerianya nongol.
"Biasa saja Ukh, justru ana yang beruntung mendapatkan calon suami ana nanti, karena ia tentunya jauh lebih baik dari ana" jawabku tersenyum.
"Luar biasa....ana sangat beruntung masih ada yang mengingatkan ana dalam hal ini, moga Ukhti juga lekas dapat jodoh yah, dan ana yakin pasti juga sedasyat ukhti baik hatinya"
"Oh iya gimana bisnis ukhti?? jadi lanjut ke jepan?? bla....bla...
Obrolanku berlanjut ke percakapan biasa. So, hikmah yang dapat ku ambil dalam kisah ini adalah justru orang yang tahu akan ilmu agama itu rentan akan godaan, kalo tidak pandai yah bisa terjerumus, maaf, maklum saja sahabat yang dulu aku kenal sebagai aktivis dakwah justru sekarang aku lihat tak lebih sama dari orang yang tak paham agama, pacaran juga pun diam-diam, bilang hanya teman rupanya taaruf ilegal bahkan ada yang udah komitmen mau nikah ntar selesai study. Virus MERAH JAMBU emang virus yang paling TOP kalo mau jatuhkan prinsip seorang yang ngaku jagain agama. So kadang gondok juga dengar orang-orang bilang, Jilbab ajah yang besar, bilang nggak boleh pacaran tapi BBM an aktif, FB an juga, dll, kedok doang. yah nggak bisa disalahin juga orang bilang macam tu yah, Coz yang berjilbab mah banyak, tapi yang benar2 jaga prinsip kan tergantung orangnya. tapi tetep seharusnya jilbab nggak dipakai doang, dijagain nama baik JILBAB tu.
Nah, bagi kaum lelaki nih, jangan asal bilang cinta kalo belum waktunya, kalo memang mau serius sama anak gadis orang langsung bilang orang tuanya. So, kalo belum siap, kamu jagain saja dari jauh, lihat ajah dari jauh, kamu pasti nggak tahukan?? seberapa menderitanya kaum kami, apalagi yang berhati lembut ni, niat mau ibadah jadi rusak karena kalian mengantungnya macam tu, kan nggak semua wanita yang bijak, yang tahu bagaimana cara mengatasinya. Jangan buat kami terpedaya dengan kata Cinta yang belum seharusnya terucap. Sahabat Muslimah moga kita tetep pegang teguh prinsip "Pacaran Setelah Menikah Lebih Ok "
Alhamdulilah, aku bisa nulis juga cerita ini, seperti menceritakan kisah sendiri jadinya hahhaha, Subhanallah, Allah benar-benar sayang banget ama aku Nih, dia berikan solusi dengan cara paling baik hohoh
Thanks Allah ^_^
29 Maret 2013
12.13 WIB in my Inspiring Room
Kali ini aku ingin mencerikan sebuah kisah dari seorang gadis yang hampir mirip denganku sifatnya, ia amat polos namun sangat berdedikasi atas amanah yang diembannya, ia sangat ceria namun tetap berusaha menjaga izzahnya sebagai seorang muslimah beragama. Ia ramah pada semua orang sehingga tak heran banyak juga yang menganggap keramahan dan kebaikannya itu adalah suatu perhatian yang lebih bagi kawan lawan jenis. Ia sangat pandai membangun hubungan silahturahmi, berprestasi dan telah ikut training ke luar kota untuk melatih jiwa entrepneushipnya yang tersembul di antara jiwa menulis dan belajarnya. Pokoe e ni gadis jadi inspirasi aku banget.
Wajahnya tak begitu cantik, kulit sawo matang, gemuk dan pendek, namun cahaya senyum tulusnya dalam bersahabat buat ia adalah muslimah cantik bagiku. Suatu ketika ia menceritakan apa yang dialaminya padaku. Saat ini ia telah mendapatkan gelar sarjana dan juga telah meraih posisi yang bagus di bisnis yang ia tekuni saat ini. Aku sangat salut dengannya, ia pintar menulis, punya beberapa antologi, dan sekarang sudah punya ekstra income dan kabarnya sedang merintis sebuah penerbitan dengan sahabat-sahabatnya.
"Mungkin kamu lihat aku begitu Wah diluaran sana, namun aku tetaplah wanita yang sangat lemah dan mudah terpedaya, apalagi yang dengan masalahku saat ini Ukhti" Ujarnya kepadaku, meskipun aku tak melihat wajahnya secara langsung, karena hanya di sebuah room chat, aku rasakan ada kegalauan dalam dirinya saat ini.
"Jika ukhti ingin berbagi, silakan !! Masalah apakah itu ukh?? semoga bisa kita carikan solusi" lanjutku
"Ana dilamar oleh seseorang lewat room chat dua minggu yang lalu Ukh, dan saat ini ana sangat galau bagaimana menghadapinya " Suasana diam.
"Apakah Ukhti kenal dengan lelaki itu sebelumnya?" Tanyaku singkat
"Ana cuma berinteraksi dengan dia selama ini lewat FB, dan hanya diskusi biasa dan itupun kalo kebetulan saja, ana belum pernah bertemu langsung dengan dia sebelumnya Ukh, pesan malam itu benar-benar buat ana tidak bisa pejamkan mata, kebetulan juga ana sedang dalam masa keraguan ni ukh, ana ingin sekali menikah, seseorang tempat berbagi di kondisi yang serba seperti ini, Ukhti tahu bisnis ini dunianya kejam, kalo tidak hati-hati bisa saja terjadi hal yang tidak di inginkan, apalagi ana masih singel begini, apakah ini jawaban doa-doa ana selama ini Ukh?" dalam pertanyaannya ada pertanyaan.
"Ukhti sudah bilang padanya, jika benar ingin serius silakan temui orang tua ukhti, bicarakan secara baik-baik, toh kalo niatnya ingin tunaikan separuh agama, Insya Allah akan dilancarkan" Lanjutku.
"Sudah ana bilang seperti itu Ukhti, namun beliau katanya ingin selesaikan study dulu, nanti baru jumpai orang tua ana, saat ini berkenalan dan saling tahu saja dulu, itu katanya Ukh" Lanjut sahabatku itu.
"Loh...katanya mau nikahi Ukhti, kenapa nggak berani jumpa orang tua Ukh?? kan jumpa orang tua nggak langsung nikah begitu, toh nanti kalo tidak jodoh macam jadi sahabat saja, tapi kalo hubungan macam ini hati-hati ukhti sayang, jangan sampai syetan menguasai kita, lelaki memang di berikan kelebihan syahwat kita saja yang wanita agar lebih paham dan berhati-hati, lebih dekatkan diri pada Allah ya ukhti" Lanjutku mencoba memberi nasihat, meskipun aku juga kadang sempat tergoda dengan hal ini, makin tinggi pemahaman agamaku rasa makin berat ujian godaan itu.
"Iya Ukh, parahnya anapun ikut arus ukh, ana sms dia, tanya kabanya, kami belum pernah bertemu langsung sebelumnya Ukh, ana menyesal melakukan hal itu Ukh, ana tahu itu dosa, ana sepertinya sudah mulai mencintainya Ukh...astaghfirullah...apa yang harus ana lakukan" pertentangan jiwa telah terjadi dalam jiwa saudaraku ini, aku ikut merasakan pilunya, di satu sisi ia ingin menjaga prinsipnya salah satu sisi anugera cinta tak dapat di tolak.
Siapapun lelaki itu, aku akan langsung tampar dia jika aku tahu siapa dia namun aku juga seorang wanita yang tak punya daya jika kelak hal itu juga terjadi padaku, masihkah aku bisa menjaga prinsip kehormatanku dengan baik, Ya Allah berikanlah aku seseorang yang benar-benar bisa menjaga kehormatanku.
"Ini ulah ucapan I Love U yang kamu umbar pada waktu yang tak tepat wahai kaum adam "
"Sadar nggak, betapa mudahnya seorang lelaki meruntuhkan izzah seorang wanita dengan kata-kata cinta"
"Jika kamu punya adik atau kakak perempuan, sesekali tanyakan pada mereka bagaimana perempuan itu hatinya, pikir dulu sebelum terucap"
"Kalian tahu sekali apa kelemahan kami, nanum kalian begitu tega melakukannya, sungguh terlalu"
Ingin kupeluk saudariku itu, aku merasakan betapa menderitanya ia sekarang, Jika cinta itu menjelma seperti cinta Zulaikha pada Yusuf, apakah si lelaki itu tahu?? jika ternyata tidak berjodoh, apakah si lelaki itu mau bertanggung jawab atas lisan yang telah terucap itu?? Aku pun menangis memohonkan doa agar Allah kembali genggam hatinya ke jalan yang terbaik.
"Ukhti...La tahzan, apa yang telah terjadi cukuplah jadi pelajaran, bersyukur alhamdulillah Ukhti merasa bersalah dan menyesal, lihat sahabat wanita kita di luar sana, dengan dosa besar saja mereka bahkan tidak peduli lagi, saat ini yang Ukhti lakukan adalah terus dekatkan diri kepada Allah yah, minimkan interaksi dengan si lelaki jika tidak terlalu penting, kalo bisa jangan."
"Jika Dia minta waktu untuk selesaikan studynya, berikan apa yang dia mau, berarti sebelum ijab dan khabul ukhti bukan milik dia, tidak ada istilah booking calon istri dalam agama kita, kalo mau beli yah langsung ijab khabul ^_^. Jika jodoh insya Allah akan dipertemukan dalam waktu yang tepat oleh Allah, Ukhti yakin saja wanita yang baik itu untuk lelaki yang baik, jadi jangan cemas dan galau yah"
"Jika Allah anugerahkan rasa Cinta jangan sampai mengalahkan rasa cinta pada Allah itu sendiri, Ukhti jalani saja bagaimana kehidupan Ukhti biasanya, berikan kesuksesan itu segera ke orang tua kita, family kita, karena merekalah Cinta Abadi kita saat ini.
"Iya Ukh, ukhti berikan ana banyak pencerahan, rasa ini benar buat hidup ana berantakan Ukh, ana kini suka ingin tahu apa yang sedang ia lakukan, ana lihat terus statusnya walaupun ana tidak lakukan apa-apa, melihatnya saja sudah lega" Ujarnya polos, aku menggigit bibir, gadis sepolos ini tak boleh kubiarkan jatuh pada cara yang salah. Sungguh terlalu kamu wahai lelaki yang telah buat saudariku begini argttttttttttt *ingin cekik Berubahhhhh jadi kuntil juga ne gue nelusup malam-malam ke rumahnya haahahaha
"Nah, sekarangkan ukhti dah tahu itu salah, jaga interaksi sama dia, bersabar saja dan berdoa, Ukhti sekarang sibukkan saja dengan aktivitas ukthti yang super duper Wow itu yah, jangan mau jatuh karena yang namanya Cinta, orang sehebat Ukhti banyak pastinya yang mengincar, namun mungkin pada mental pecundang semua, Allah belum kirim yang pangeran berkuda putih yang berani meminang ke orang tua, tidak apa ini namanya ujian cinta, harus dihadapi dengan cara yang bijak. Oke. Jangan galau lagi yah" Lanjutku bersemangat.
"Tapi jujur Ukh, dia itu lelaki idaman ana, gagah, berpendidikan tinggi, baik banget, cerdas, dan ana rasa dia serius dengan pesan itu, karena ana kenal dia sosok yang serius, nggak pernah neko-neko" lanjutnya membela si lelaki misterius yang sukses rebut hati bidadari ini.
"Iyah, alhamdulillah Ukh, baguslah kalo begitu, namun ingat Ukh, kriteria agama yang bagus adalah aspek no 1 dalam memutuskan, kalo dia serius dengan ukhti maka dia akan hargai keputusan ukhti untuk tidak terlalu berinteraksi sampai tiba waktunya, apalagi tadi orangnya berpendidikan pasti nggak bakal kayak pemuda alay, so kalo baik budi dan agamanya aku ikut mendokan kalo kalian berjodoh yah, yang aku pesankan jangan sampai Cinta Ukhti sama dia kalahkan Cinta Sama Allah justru karena cinta ini Ukhti harus lebih dekat sama Allah, biar nanti di pernikahan dan rumah tangga samara dan berkah.
"Jaga lisannya itu dalam penghambaan Ukh pada Allah, sekarang sudah saatnya ukhti mempersiapkan menjadi seseorang Istri yang Shaliha nantinya, sebagai seorang wanita banyak sekali kewajiban kita ukhti, sebagai Istri kita harus tahu bagaimana melayani suami dengan baik, merapikan rumah, menjaga hubungan dengan mertua, keluarga besan dll, menjadi Ibu nantinya, apalagi Ukhti juga seorang bisniswoman dan akademisi, nah masih banyak yang harus dipelajari, anggap saja ketika dia fokus dengan studynya, ukht juga fokus dalam mempersiapkan diri. Jangan sampai kewajiban pokok sebagai wanita terlupakan karena karier, bagaimanapun wanita lebih utama tugasnya dirumah agar bisa lahirkan generasi syuhada " Lanjutku seperti ustadzah saja nih, seperti udah pernah alami ajah....hiks hiks.
"Subhanallah, Ukhti Syukron Jazakillah, ana benar-benar dapat ilmu yang berharga hari ini, Ukhti sangat luar biasa, beruntung sekali orang yang mendapatkan Ukhti nanti" Lanjutnya, aku yakin muka cerianya nongol.
"Biasa saja Ukh, justru ana yang beruntung mendapatkan calon suami ana nanti, karena ia tentunya jauh lebih baik dari ana" jawabku tersenyum.
"Luar biasa....ana sangat beruntung masih ada yang mengingatkan ana dalam hal ini, moga Ukhti juga lekas dapat jodoh yah, dan ana yakin pasti juga sedasyat ukhti baik hatinya"
"Oh iya gimana bisnis ukhti?? jadi lanjut ke jepan?? bla....bla...
Obrolanku berlanjut ke percakapan biasa. So, hikmah yang dapat ku ambil dalam kisah ini adalah justru orang yang tahu akan ilmu agama itu rentan akan godaan, kalo tidak pandai yah bisa terjerumus, maaf, maklum saja sahabat yang dulu aku kenal sebagai aktivis dakwah justru sekarang aku lihat tak lebih sama dari orang yang tak paham agama, pacaran juga pun diam-diam, bilang hanya teman rupanya taaruf ilegal bahkan ada yang udah komitmen mau nikah ntar selesai study. Virus MERAH JAMBU emang virus yang paling TOP kalo mau jatuhkan prinsip seorang yang ngaku jagain agama. So kadang gondok juga dengar orang-orang bilang, Jilbab ajah yang besar, bilang nggak boleh pacaran tapi BBM an aktif, FB an juga, dll, kedok doang. yah nggak bisa disalahin juga orang bilang macam tu yah, Coz yang berjilbab mah banyak, tapi yang benar2 jaga prinsip kan tergantung orangnya. tapi tetep seharusnya jilbab nggak dipakai doang, dijagain nama baik JILBAB tu.
Nah, bagi kaum lelaki nih, jangan asal bilang cinta kalo belum waktunya, kalo memang mau serius sama anak gadis orang langsung bilang orang tuanya. So, kalo belum siap, kamu jagain saja dari jauh, lihat ajah dari jauh, kamu pasti nggak tahukan?? seberapa menderitanya kaum kami, apalagi yang berhati lembut ni, niat mau ibadah jadi rusak karena kalian mengantungnya macam tu, kan nggak semua wanita yang bijak, yang tahu bagaimana cara mengatasinya. Jangan buat kami terpedaya dengan kata Cinta yang belum seharusnya terucap. Sahabat Muslimah moga kita tetep pegang teguh prinsip "Pacaran Setelah Menikah Lebih Ok "
Alhamdulilah, aku bisa nulis juga cerita ini, seperti menceritakan kisah sendiri jadinya hahhaha, Subhanallah, Allah benar-benar sayang banget ama aku Nih, dia berikan solusi dengan cara paling baik hohoh
Thanks Allah ^_^
29 Maret 2013
12.13 WIB in my Inspiring Room
CAHAYA YANG MENERANGI KEHIDUPAN
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillah aku masih diberikan masa bernyawa buat berbagi apa yang aku pahami dan aku miliki kepada sahabat-sahabat semua. Baik itu share pengalaman pribadi, sharing ilmu yang juga kudapatkan dari hasil diskusi, baca buku, ataupun mendengarkan. Nah tidak harus semua yang diambil, ambil saja yang bermanfaat dan buang kelaut yang tak ada manfaatnya, karena aku cuma manusia biasa yang tak sempurna yah ^_^
Nah, pagi ini aku mau menulis tentang sebuah cahaya yang dapat menerangi kehidupan. Apakah Itu?? Ada yang tahu??? Beeeeeeeeppp ______^_^ ada?? Hmmmmmm (sambil minum shake herbalife).
" Kak, aku mau cuti sementara dulu buat fokus bisnis" Sebuah sms masuk ke HP aku pagi tadi. Dengan mata bangun tidur, sipit-sipit macam orang korea ku biarkan sms itu *aku mau ke kamar siram dulu *CUCI MUKA* wkwkkwkwk.
"Nomor Yang anda tuju tidak dapat dihubungi" Inilah jawaban sang operator saat aku mencoba hubungi adikku itu, yah dia adik dapat besar, aku ingin langsung ngomelin dia macam emak-emak, biar sadar, mungkin pas sending sms macam tu ke aku lagi *GALAU.com* kucoba lagi kucoba lagi...haitsss ini operator yang cerewet banget atau HP aku yang udah soak atau HP dia yang sok cuek. Ini misteri kehidupan Sob (kalimat yang suka aku dengar di training hehehe)
Came Back again to my topic today ^_^
Memilih istirahat sekolah untuk lakukan niaga/bisnis adalah keputusan yang benar-benar harus dipikirkan matang-matang, bukan keputusan mendadak karena memang lagi ada masalah di kampus/sekolah, problem keluarga, problem dengan teman, dosen dll ( problem semua yah...ya iyalah kalo tak ada problem tak serasa hidup ni penuh warna).
1. Apakah itu sudah keputusan final? apa alasannya?? jika alasannya untuk hindari masalah sepele macam diatas mending lupain ajah deh semangat buat putus sekolah, yakinlah ntar kamu bakal rindu sama yang namanya sekolah/kampus karena suasana kampus itu beda dengan suasana di rumah, di pasar, di kafe atau di angkot, ya nggak??
2. Sudah punya planing jika istirahat sekolah?? Udah jelas belum?? dan apakah siap melakukannya. Kalo masih angan-angan kelaut ajah deh loe, sama ajah bunuh diri, mau hidup enak tapi nggak usaha?? sama ajah boong gede tuh. Teori itu gampang banget, bicara aku bisa aku bisa itu simple banget, anak kecil ajah bisa, nulis macam aku nih juga bisa dilakukan banyak orang, namun prakteknya itu loh, luar biasa kamu harus lawan musuh kemalasan, nggak mood, malu dalam diri kamu sendiri. Are U Ready???
3. Kamu benar-benar sayang nggak sih sebenarnya sama orang tua kamu?? Ingat loh, orang tua kita akan bangga kalo anaknya sekolah tinggi, berprestasi, dan berakhlak mulia (rajin shalat, ngaji, ibadah keren, ramah sama semua orang). Coba deh merenung sebentar apa ajah jasa ortu yang udah diberikan sama kamu sampai segede sekarang, bisa balas nggak?kalo di uangkan udah ratusan juta mungkin, bisa bayar nggak?? So, cuma itu yang diharapkan orang tua, kesuksesan kamu, apapun mereka lakukan untuk kita, kenapa kita tidak lakukan hal yang sedikit itu buat mereka, toh itu yang sukses juga kita. Memang benar bisnis ujung-ujungnya duit, tapi orang yang sekolah tinggipun banyak yang sukses bisnisnya, bukan sekolahnya yang salah, bukan tugas2 kuliahnya yang salah, bukan sahabat yang belum peduli di lingkungan kampus yang salah tapi PRIBADI KITA SENDIRI yang belum siap untuk menghadapi semuanya. Masalah segini ajah kamu belum bisa selesaikan, apalagi mau bisnis. Seharusnya kamu selesaikan problem itu satu persatu bukan malah menghilangkan dan menjauhinya.
4. Menuntut ilmu adalah kewajiban kita sebagai Umat Islam, berdosa bagi yang tidak mau menuntut ilmu, terutama Ilmu agama, makanya waktu kecil kita dipaksa belajar alquran sama orang tua, pun kadang bolos karena asyik main kelereng (ngaku.com, Amma maap ckckc) atau ada sahabat disini yang nggak pandai baca alquran?? Masya Allah ini kelewatan, ntar gimana kamu shalatin keluarga yang meninggal, kalo laki-laki gimana tuh jadi imam ntar, mau anak-anaknya bilang *Ndak mau belajar ngaji, bapak saja nggak bisa mengaji" Gubrak... trus si bapak ngeles "Nasi udah jadi bubur nak, makanya kamu jangan tiru bapak" hailahhh anak-anak mana paham Pak, mereka itu mah dalam zona meniru. Selagi ada masa segera belajar, masih mikirin malu?? yo wes ntar malaikat Malik juga kagak malu lempar ke neraka tuh...nauzubillahimindzalik (Jauh-Jauhlah dari keluargaku azab tu ya Allah)
5. 9 pintu rejeki itu didapatkan dari berniaga/bisnis, yups aku juga sepakat macam tu, karena aku sudah rasakan rejekinya tuh ^_^ tapi bukan itu alasan untuk berhenti kuliah/sekolah. "Kan kuliah nanti hanya buat dapatkan ijazah, supaya bisa kerja, dan dapat penghasilan" Ujar seseorang yang aku lupa namanya (maklum kurang herbalifeline hohohoho) Nah, kalo berniaga kan juga itu muaranya, penghasilan, gaji dan akan jauh lebih besar yang didapatkan. Yups ungkapan itu benar kok?? namun kalo kamu bisa dua-duanya, akan jauh lebih baik. So mau jadi baik atau jauh lebih baik??(Pilihan lagi Sob). Kalo mau jadi contoh, jadi inspirasi banyak orang harus mau jadi THE BEST (aku bisa nulis ajah baru yah...masih usaha jadi the best ckckkck). Lagian banyak kok para pegawai yang berbisnis sukses juga, mahasiswa part time bisnis keren juga incomenya, ibu rumah tangga part time work from home luar biasa sepak terjangnya.....Nah kalo mau cari contoh orang-orang macam nih, any job no problem, so action and do more.
6. Menuntut Ilmu adalah wajib bagi orang-orang yang beriman, dan orang-orang yang menuntut ilmu ini, ditinggikan derajatnya beberapa tingkat oleh Allah SWT. Luar biasa, hebat bukan janji Allah buat kamu yang terus belajar menuntut ilmu, ladang pahala. So, kenapa pilih meninggalkan hal yang bermanfaat macam ni, nggak mau nabung pahala Sob, udah PD amat banyak pahala yah??
Nah, itulah kira-kira yang aku ketahui tentang keutamaan menuntut ilmu, bagi adik aku yang amat kami sayangi, keluarga kamu juga sangat ingin kamu sekolah tinggi, renungi kembali yah keputusannya. JIka kamu mau bisa kok balance antara sekolah dengan bisnis. Allah berikan 24 jam kan nggak untuk sekolah semua kan?? ada sela diantara itu nah itu bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Intermezoo
"Aku pernah juga pikir macam ni saat aku lebih tergiur dengan penghasilanku, namun nggak tahu mataku singgah di sebuah blog anak muda luar biasa, namanya Amalina Peter Usia 24 th, saat ini telah meraih posisi President Team di Herbalife, aku baca bagaimana ia mengawali bisnisnya saat masih usia kuliah dan juga jadi seorang Ibu (Kerenkan ? nikah muda, kuliah Ok, bisnis dasyat). "Kalo kuliah yah fokus kuliah, kalo bisnis, yah fokus bisnis" Itu kalimat Amalina yang buat aku terbuka mata kalo sebenarnya manusia itu bisa melakukan banyak hal tergantung bagaimana ia mengatur waktunya dengan sangat baik. FOKUS Itu Penting. Disana juga aku baca saat teman-temannya kecewa karena Amalina tak lagi bisa bareng2 seperti biasanya, sibuk terus, ada kehilangan gaya hidup abege. Ya itu adalah salah satu tantangannya jika mau memulai di usia muda, harus mau cut kenyamanan2 having fun dengan kawan2 genk, so sekarang kita mau bangun bisnis, harus mulai atur strategi, atur waktu, bla..bla..ndak ada lagi jaman main-main, ndak ada waktu buat yang sia-sia. "Pacaran buat sia-sia nggak?? kalo menurutku iyah...ngapain ngabisin waktu ngobrol nggak jelas sama orang yang belum jelas jadi suami kita, kalo udah siap dengan segala konsekwensinya "NIKAH" saja sekalian Ibadah, dijamin bisa buka rejeki lebih dasyat lagi. Opss ini ungkapan sahabat yang udah NIkah dan aku lihat sendiri bukti kekuatan ibadah. So semoga team di bawah organisasi aku juga macam ni, karena lebih banyak GEN-H, GEN H yang sukses sekolahnya, Sukses Ibadahnya, Sukses Bisnisnya. Ingat kata pak Faisal Solichin Spiritual Life ^ Family Life^ Herbalife, Alhamdulillah aku berada di bisnis yang tepat. Yess
** Mentor aku ajah tamatan s2 dua-duanya, trus presteam ajah ada yang tamatan luar negeri, di herbalife jangan kira orang-orang nggak sekolah ajah, model supir angkot, supir pesawat, dokter, pejabat, mahasiswa, ibu rumah tangga, dll. So mau design hidup lebih bergensi dengan nutrisi paling bergensi kamu bisa lakukan hal yang jauh lebih baik.
*** Bisnis ini mengajarkan aku agar fokus sama orang-orang yang mau dibina saja, nah orang-orang yang mau dibina itu ciri-cirinya seperti ini, rajin bertanya bagaimana langkah selanjutnya dan dilakukan, diskusi permasalah dan temukan solusinya dan di praktekin, rajin ikut training, menikmati proses dan nggak lama-lama galau dalam masalah-masalah yang kalo dibiarkan ya iyalah numpuk. Ingat Ini Bisnis kita sendiri, jangan harap kamu suruh-suruh orang ngelakuin ini dan itu sedangkan kamu duduk ajah macam Boss, jadilah inspirasi, kamu dulu lakukan hal yang lebih, berikan contoh dan mereka akan tiru dan ikuti langkah kamu.
** So, seharusnya ini bukan kewajiban aku kali ikut campur dalam urusan pribadi semua team aku, namun disinilah aku belajar arti sebuah keluarga, aku angap mereka semua adalah adik dan kakak aku yang ku ingin lihat ksuksesan mereka. Jika aku lihat itu salah, wajib rasanya mengingatkan. Karena itu juga yang dilakukan mentor aku dalam mendidikku selama ini, ia bagaikan seorang Ibu bagiku, saat aku bingung antara kuliah dan bisnis ia berikan aku jalan, alhamdulillah aku bisa jalani dua-duanya dengan baik, Teng Qyu Mentor sayang ^_^
Managemen waktu itulah kuncinya dan fokus pada target kamu??
FOkus ini bukan berarti itu ajah yang dihadang, soalnya kalo aku sendiri pasti ada masa-masa jenuh lakukan ini, nah saat itulah aku lakukan yang lain Fokus juga ^_^
"Demi Masa, Sungguh manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebaikan, kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasehati dalam kesabaran"
(Al-ASR 1-3). Semoga kita semua jadi orang-orang yang mengunakan masa yang diberikan Allah ini dengan sebaik-baiknya. Kejarlah dunia seakan kamu akan hidup seribu tahun lagi, Kejarlah akhirat seakan kamu meninggal esok hari.
Aku bukan pakar kali dalam ilmu agama ini, So aku share apa yang aku tahu, dan aku jadikan pegangan hidup aku selama ini, jadi bagi sahabat kira aku ustadzah yang super paham ilmu agama, belum yah hehe, jadi ntar di brondong pertanyaan, aku hanya orang biasa yang terus harus belajar saja.
Buat Team aku yang luar biasa, yang lagi sibuk penelitian semoga lekas selesai kuliahnya, yang masih kuliah jalani dengan bersungguh-sungguh. SIMPLE FUN and MAGICAL slogan ini akan datang jika kamu sendiri yang design dalam diri kamu. Yuk kita berikan senyum terlebar buat kedua orang tua kita, dengan mempersembahkan kesuksesan kita lebih cepat dari yang ia kira. Mereka Menunggu Kesuksesan kita Lho !! So sampai kapan mereka nggak tahu?? Tugas kitalah yang buat Goal Setting agar terjadi Lebih Cepat *_*
Mohon doanya agar aku juga bisa melanjutkan sekolah aku lagi tahun ini, Aaamin Ya Allah :D
Salam sukses buat semua
Go President Team
USAHA = HASIL
Man Jadda wa Jadda.
KETIKA ADIK MINTA UANG
"Unni tambah uang Ici 200 ribu buat beli HP" Rengek adikku yang no 2 saat pulang ke Padang, ia ingin sekali beli HP yang ia inginkan.
"Haduh, Unni baru saja belanja produk 10 juta bulan ini, Unni benar-benar ngepres nih Dik"
Jawabku sedih tidak bisa penuhi keinginan dia, orang saja aku bantuin masa adik saja tidak, Ici sih datang saat uni lagi tak punya uang :(. Di awal bulan aku harus mengansur biaya Tour ke Bangkok 1.5 Juta lagi, Du ileh money merah biru itu hanya numpang saja ditanganku, aku masih dalam masa investasi, investasi dan investasi.
"Uang Ici ada sih Ni, tapi dipinjam sama orang, Ici sudah minta tapi ia banyak alasan, janji-janji saja" Ngomel Adikku
Ada gemuruh kesal dalam pikiranku, aku juga sering mengalaminya, janji palsu, di awal waktu meminjam sangat manis mulutnya, namun ketika minta seperti aku pula yang mengemis, padahal hak aku yang aku minta.
"Uni kan sudah bilang, kalo kita nggak ada masa buat pinjamkan orang kalo masih butuh seperti ini, okelah kalo punya banyak tabungan nanti, kasih saja orang tu, tapi inikan kita yang jadi repot" Giliran aku yang ngomel.
Orang yang dipinjam juga kadang kurang peka, kalo hutang yah harus dibayar, syukur orang sudah lapangkan waktu sulit, tapi kebanyakan orang yang kutemui, lembut orang tak ada minta, malah senang pilih diam dan pura-pura cuek, padahal kalo nggak bayar hutang siap-siap jadi penghuni neraka ^_^
Astaghfirullah aku kalo ngomel yah macam ni..susah di rem hahhaha...soalnya aku dan adik-adikku nggak pernah di ajarkan orang tua berhutang. Mending tahan kalo harus berhutang. Kami sudah biasa susah, diajari mandiri, nggak boleh repotkan orang banyak. Alhamdulillah ajaran orang tua buat kami semua belajar mandiri. Aku dan adik-adikku sekolah dengan beasiswa, kami berusaha bisa bantu Papa dan Mama yang hanya seorang petani biasa.
So, namun orang sekitar suka bilang kami kaya, bisa beli laptob , bisa beli ini dan itu. Opss alhamdulillah orang bilang macam tu, doa juga bagi aku dan keluarga, kalo untuk pendidikan orang tuaku amat support, terutama Mamaku, nyamperin dosen saja Mamaku berani buat adik aku dapat beasiswa. Nggak ada malu kalo buat pertahankan kesuksesan, ujar Mamaku. So, wajar saja aku tercipta macam ni, Mamaku yang ajar aku secara tak sengaja.
Orang tua aku pernah bilang begini " Nak, maafkan mama yah belum bisa berikan kalian rumah yang layak, tidurpun masih susun sarden begini, padahal kalian sudah gadis hampir dewasa, seharusnya kami dah kasih kalian rumah yang dah berloteng, kamar anak gadis toh bukan macam ni, tapi biaya sekolah kalian harus di utamakan dulu, belum bisa perbaiki rumah dan beli ini dan itu"
Subhanallah, mereka yang susah sekolahkan aku dan adik-adik masih pikirkan hal yang lebih baik buat aku dan adik-adik aku, Allah benar-benar berikan aku malaikat berwujud manusia, aku bangga dengan orang tua aku yang begitu care. Itulah yang buat aku kuat menjalani kehidupan bersama mereka.
"Mama..jangan bilang begitu, seharusnya aku sudah bisa gantikan Mama, seharusnya Mama tak perlu susah lagi, ndak usahlah pikirkan mau rumah bagus atau ndak ada isinya Ma, yang penting kita sama-sama bahagia disini, hidup rukun dan nggak ada rasa kurang karena semua saling lengkapin" Isakku.
"Iyah, nanti kalo kamu menikah bagaimana, mana ada yang mau kalo lihat kondisi kita begini? Sudah seharusnya perbaiki rumah Nak" Mama juga terisak
"Mama, ndak usah pikirkan itu yah...sekarang Mama jangan pikiran, Vhio bisa kok mah atasi masalah itu, Vhio juga nggak mau punya suami yang lihat dari sisi harta, biarlah seperti ini, mungkin saja Allah masih menguji kita, yang jelas Mama senang selalu, sabar dan jangan lupa Shalat" Isakanku makin menjadi-jadi. Mamaku masih suka tinggal shalatnya, karena kejar ini kejar itu, yah sekarang Mamalah yang jadi tulang punggung keluarga, pun Papa juga bekerja mengolah kolamnya.
Jika Allah ijinkan, berikanlah amalan aku yang sedikit ini buat Mama, karena Mama begitu karena ingin bahagiakan aku dan adik-adik.
Waktu berlalu, jatah hidupkupun perlahan hilang tahun ke tahun. Justru karena sudah terbiasa sulit aku jadi pekerja keras begini. Banyak orang yang kenal aku, adalah orang yang super ceria dan seperti tak ada duka yang melanda kehidupanku. Padahal karena sudah terlalu banyak duka yang kutahan aku jadi super ceria begini, aku tak mau buat hidupku macam orang yang tak punya Impian. Alhamdulillah dengan Impianku, aku bisa bertahan sampai saat ini, meskipun Allah berikan jalan yang berbeda.
Alhamdulillah, keluargaku masih lengkap saat ini dan masih harmonis tentunya, Yess
Moga hal ini masih Allah anugerahkan padaku saat aku jadi seorang presiden team nanti ^_^ aku akan boyong semua mereka ke kehidupan yang kami damba-dambakan selama bertahun-tahun. Sudah cukup lama mereka menunggu kesuksesanku, dan aku akan segera berikan itu, bersamaNya aku BISA.
Alhamdulillah, ketika adik minta uang aku sudah bisa kasih, alhamdulillah ya Allah, tak ada alasan bagiku untuk tidak bersyukur, semua proses kehidupanku amat berguna bagi perkembangan kepribadianku saat ini. Nah meskipun backround aku dari keluarga yang serba kekurangan segi ekonomi, orang tua tak pernah ajarkan berhutang, karena apa?? karena kami sekeluarga tahu harus usaha kalo mau dapatkan uang yah harus usaha. Dulu Mama seringkali kena hina oleh tetangga karena mati-matian sekolahkan anak, sampai-sampai tak mikirin badan, namun sekarang mereka cuma bisa tutup mulut lihat aku dan adik-adikku berprestasi semua, so baru itu yang bisa aku kasih buat kedua orang tuaku.
Perjuanganku meraih sukses baru saja dimulai, dan aku yakin orang tuaku adalah partner bisnis aku yang akan aku ubah jadi berlianku. Makanya aku paling kesal sama orang yanng hutang tapi nggak ada usaha untuk mengembalikan sesuai janji. Makanya aku saat ini wanti-wanti banget deh hutang-hutangin orang, pun aku kenal dia tahu agama, kadang nggak jadi jaminan juga tanggung jawab balikin tepat waktu. dari pada nabung dosa karena ngomel pas minta hutang, mending aku gunakan buat sedekah deh.
Okelah, aku dan adikku mau beli HP buat dia. Alhamdulillah, setelah menulis ini, aku akan berikan apapun buat senyum adik-adikku, nanti cari lagi deh..insya allah rejeki udah ada yang ngatur ^_^
Moga aku bisa jadi Kakak dan jadi contoh yang baik buat adik-adik aku, HARUS TEGAR KALO MAU BAHAGIA *_*
28 Maret 2013, 14.54 WIB
"Haduh, Unni baru saja belanja produk 10 juta bulan ini, Unni benar-benar ngepres nih Dik"
Jawabku sedih tidak bisa penuhi keinginan dia, orang saja aku bantuin masa adik saja tidak, Ici sih datang saat uni lagi tak punya uang :(. Di awal bulan aku harus mengansur biaya Tour ke Bangkok 1.5 Juta lagi, Du ileh money merah biru itu hanya numpang saja ditanganku, aku masih dalam masa investasi, investasi dan investasi.
"Uang Ici ada sih Ni, tapi dipinjam sama orang, Ici sudah minta tapi ia banyak alasan, janji-janji saja" Ngomel Adikku
Ada gemuruh kesal dalam pikiranku, aku juga sering mengalaminya, janji palsu, di awal waktu meminjam sangat manis mulutnya, namun ketika minta seperti aku pula yang mengemis, padahal hak aku yang aku minta.
"Uni kan sudah bilang, kalo kita nggak ada masa buat pinjamkan orang kalo masih butuh seperti ini, okelah kalo punya banyak tabungan nanti, kasih saja orang tu, tapi inikan kita yang jadi repot" Giliran aku yang ngomel.
Orang yang dipinjam juga kadang kurang peka, kalo hutang yah harus dibayar, syukur orang sudah lapangkan waktu sulit, tapi kebanyakan orang yang kutemui, lembut orang tak ada minta, malah senang pilih diam dan pura-pura cuek, padahal kalo nggak bayar hutang siap-siap jadi penghuni neraka ^_^
Astaghfirullah aku kalo ngomel yah macam ni..susah di rem hahhaha...soalnya aku dan adik-adikku nggak pernah di ajarkan orang tua berhutang. Mending tahan kalo harus berhutang. Kami sudah biasa susah, diajari mandiri, nggak boleh repotkan orang banyak. Alhamdulillah ajaran orang tua buat kami semua belajar mandiri. Aku dan adik-adikku sekolah dengan beasiswa, kami berusaha bisa bantu Papa dan Mama yang hanya seorang petani biasa.
So, namun orang sekitar suka bilang kami kaya, bisa beli laptob , bisa beli ini dan itu. Opss alhamdulillah orang bilang macam tu, doa juga bagi aku dan keluarga, kalo untuk pendidikan orang tuaku amat support, terutama Mamaku, nyamperin dosen saja Mamaku berani buat adik aku dapat beasiswa. Nggak ada malu kalo buat pertahankan kesuksesan, ujar Mamaku. So, wajar saja aku tercipta macam ni, Mamaku yang ajar aku secara tak sengaja.
Orang tua aku pernah bilang begini " Nak, maafkan mama yah belum bisa berikan kalian rumah yang layak, tidurpun masih susun sarden begini, padahal kalian sudah gadis hampir dewasa, seharusnya kami dah kasih kalian rumah yang dah berloteng, kamar anak gadis toh bukan macam ni, tapi biaya sekolah kalian harus di utamakan dulu, belum bisa perbaiki rumah dan beli ini dan itu"
Subhanallah, mereka yang susah sekolahkan aku dan adik-adik masih pikirkan hal yang lebih baik buat aku dan adik-adik aku, Allah benar-benar berikan aku malaikat berwujud manusia, aku bangga dengan orang tua aku yang begitu care. Itulah yang buat aku kuat menjalani kehidupan bersama mereka.
"Mama..jangan bilang begitu, seharusnya aku sudah bisa gantikan Mama, seharusnya Mama tak perlu susah lagi, ndak usahlah pikirkan mau rumah bagus atau ndak ada isinya Ma, yang penting kita sama-sama bahagia disini, hidup rukun dan nggak ada rasa kurang karena semua saling lengkapin" Isakku.
"Iyah, nanti kalo kamu menikah bagaimana, mana ada yang mau kalo lihat kondisi kita begini? Sudah seharusnya perbaiki rumah Nak" Mama juga terisak
"Mama, ndak usah pikirkan itu yah...sekarang Mama jangan pikiran, Vhio bisa kok mah atasi masalah itu, Vhio juga nggak mau punya suami yang lihat dari sisi harta, biarlah seperti ini, mungkin saja Allah masih menguji kita, yang jelas Mama senang selalu, sabar dan jangan lupa Shalat" Isakanku makin menjadi-jadi. Mamaku masih suka tinggal shalatnya, karena kejar ini kejar itu, yah sekarang Mamalah yang jadi tulang punggung keluarga, pun Papa juga bekerja mengolah kolamnya.
Jika Allah ijinkan, berikanlah amalan aku yang sedikit ini buat Mama, karena Mama begitu karena ingin bahagiakan aku dan adik-adik.
Waktu berlalu, jatah hidupkupun perlahan hilang tahun ke tahun. Justru karena sudah terbiasa sulit aku jadi pekerja keras begini. Banyak orang yang kenal aku, adalah orang yang super ceria dan seperti tak ada duka yang melanda kehidupanku. Padahal karena sudah terlalu banyak duka yang kutahan aku jadi super ceria begini, aku tak mau buat hidupku macam orang yang tak punya Impian. Alhamdulillah dengan Impianku, aku bisa bertahan sampai saat ini, meskipun Allah berikan jalan yang berbeda.
Alhamdulillah, keluargaku masih lengkap saat ini dan masih harmonis tentunya, Yess
Moga hal ini masih Allah anugerahkan padaku saat aku jadi seorang presiden team nanti ^_^ aku akan boyong semua mereka ke kehidupan yang kami damba-dambakan selama bertahun-tahun. Sudah cukup lama mereka menunggu kesuksesanku, dan aku akan segera berikan itu, bersamaNya aku BISA.
Alhamdulillah, ketika adik minta uang aku sudah bisa kasih, alhamdulillah ya Allah, tak ada alasan bagiku untuk tidak bersyukur, semua proses kehidupanku amat berguna bagi perkembangan kepribadianku saat ini. Nah meskipun backround aku dari keluarga yang serba kekurangan segi ekonomi, orang tua tak pernah ajarkan berhutang, karena apa?? karena kami sekeluarga tahu harus usaha kalo mau dapatkan uang yah harus usaha. Dulu Mama seringkali kena hina oleh tetangga karena mati-matian sekolahkan anak, sampai-sampai tak mikirin badan, namun sekarang mereka cuma bisa tutup mulut lihat aku dan adik-adikku berprestasi semua, so baru itu yang bisa aku kasih buat kedua orang tuaku.
Perjuanganku meraih sukses baru saja dimulai, dan aku yakin orang tuaku adalah partner bisnis aku yang akan aku ubah jadi berlianku. Makanya aku paling kesal sama orang yanng hutang tapi nggak ada usaha untuk mengembalikan sesuai janji. Makanya aku saat ini wanti-wanti banget deh hutang-hutangin orang, pun aku kenal dia tahu agama, kadang nggak jadi jaminan juga tanggung jawab balikin tepat waktu. dari pada nabung dosa karena ngomel pas minta hutang, mending aku gunakan buat sedekah deh.
Okelah, aku dan adikku mau beli HP buat dia. Alhamdulillah, setelah menulis ini, aku akan berikan apapun buat senyum adik-adikku, nanti cari lagi deh..insya allah rejeki udah ada yang ngatur ^_^
Moga aku bisa jadi Kakak dan jadi contoh yang baik buat adik-adik aku, HARUS TEGAR KALO MAU BAHAGIA *_*
28 Maret 2013, 14.54 WIB
Me VS Mama
Salah satu impianku adalah menikah di umur 23 Tahun ^_^. Entahlah apakah itu usia yang sudah pantas atau belum akupun tak mengerti. Aku hanya punya impian dan aku ingin mewujudkannya. So, perkara jodoh tentunya aku harus ekstra sabar, karena sebenarnya pasangan tulang rusukku tentulah sudah ditentukan sejak aku lahir dan waktu datangnya pun Allah yang mengaturnya.
"Membangun rumah tangga itu tidak mudah" Ujar Mama di suatu sore, Mama menyarankan aku mengokohkan posisiku dapat pekerjaan yang tepat, agar nanti kalo berkeluarga bisa jadi pegangan. Mama sangat tidak mau aku seperti dia, tidak punya penghasilan tetap, karena laki-laki sulit ditebak, kalo seorang wanita hanya mengandalkan jadi rumah tangga akan susah nanti dihari tua.
"Kalo mau menikah memangnya sudah calon?" Ujar Mama malam itu. Aku hanya menggeleng.
"Aku ndak pandai bergaul dengan lelaki Ma, Mama ajah yang carikan, insya allah pilihan Mama dan Papa sudah baik buatku" Ujarku tersenyum.
"Lho kok gitu? memangnya tidak ada yang dekat denganmu semasa kuliah" Lanjut Mama
Mikir.com
"Si A yang ngejar2 aku bahkan blak-blakan bilang I love U di depan kawan-kawan aku justru buat aku jijai bajai dan milih jauhi sambil ngomel"
"Si B juga usaha dekatin aku, tanyain kabar dan sok perhatian juga bikin aku sebel"
"Si C yang bahkan belikan hadiah lumayan mahal, belikan ini dan itu, akupun segan kalo nggak nerima karena dia nggak bilang sedih kalo aku nggak terima, ujung-ujungnya barang pemberiannya jadi bahan koleksiku di kamar, namun caranya mencari perhatian buat aku justru anggap dia saudara kandungku, dia tidak pernah bilang I LOVE U, namun apa yang dilakukannya cukup buat aku menduga dia menyukaiku, namun ntah kenapa lagi-lagi aku tidak tertarik :(
"Si D<E<F..Arghttttt" Aku nggak mau cuma jadi incaran, aku mau orang yang serius dan pinang aku ke orang tuaku, hal yang membosankan di gangguin mulu, ndak mau jadi FITNAH.
"Jadi mereka semua nggak ada satupun yang dipacari Nak" lanjut Mamaku
"Whats, pacaran?? mending bunuh diri kali Mama, Pacaran, aku ndak mau pacaran"
"Lo, mana ada pernikahan tanpa ada saling kenal baik buruk pasangan? jangan terlalu fanatik nak" Lanjut Mamaku
"Ada kok..mama ajah yang nggak tahu" Bathinku (yups, cuma bisa membatin, soalnya mamaku juga nggak bakal paham), Di ijinkan berjilbab segede ini udah syukur *_*
"Kalo jadi wanita itu jangan terlalu jual mahal, kalo udah ada yang nampak serius yah belajar membuka hati, nggak boleh harus langsung jumpa orang tua, yah kenali dulu" Lanjut mamaku
"Waduh?? Mama ajari aku hal yang nggak bener ini wkwkkwk"
"Mama sayang dalam islam itu hal yang dibenarkan itu hanya taaruf, nah kalo taaruf nggak boleh berdua-duaan, harus didampingi mahram" Ujarku bijak.
"Ooo...kamu jangan ikut-ikutan aliran sesat tu lagi Nak...serupa mamakmu tu juga yah, terima ajah apa yang dipilihkan, tanpa pikir banyak dan cari tahu dulu" Omel Mama nggak terima.
"Aliran sesat darimana?? emang ada kok adapnya di alquran Mama, lagian menurutku sangat bagus, sehingga terjaga dari Zina" Lanjutku berusaha menjelaskan.
"Iyah, Mama juga tahu Zina itu dosa, tapi kan sekarang kamu sudah mulai dewasa, masa tidak bisa bergaul dengan lelaki, kalo wanita sudah berumur menikah nanti nggak baik, sudah banyak jadi contoh, kalo yang datang itu baik jangan diabaikan, nanti malah lari" Lanjut Mamaku.
"Justru kalo dia baik dan serius, dia akan langsung minta aku ke Mama dan Papa, yang bilang cinta lisan doang itu mah diragukan Ma" Kataku kesel dengan pemikiran Mama.
Mamaku pemikirannya aneh banget nih, kapan-kapan kuajak ngaji juga bareng aku biar paham dengan hubungan dengan lawan jenis itu bagaimana hiks hiks. Aku putuskan tidak meminta jodoh lagi kepada Mamaku. Karena aku yakin ini hal yang bodoh, bisa-bisa nanti dia carikan aku jodoh yang kaya tapi miskin akhlaknya, yang gagah tapi no imannya. makin berantakan dung hidup gue.
So, perkara jodoh juga harus bersabar, sama juga dengan impian-impianku yang lain, ia nggak datang langsung, butuh proses dan perjuangan meraihnya. Yang jelas perjuanganku untuk meraih pasangan terbaikku dengan terus memperbaiki, dan diam-diam pelajari apa kewajiban seorang istri kelak (kadang ngumpet beli-beli buku mengenai kehidupan rumah tangga, menu masakan, cata tata rumah dll) tapi biarin ckckc..aku benar-benar mau jadi yang terbaik buat dia yang terbaik nanti.
Perempuan yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, itu janji Allah. Mungkin saja aku belum jadi yang baiknya ini, masih harus belajar banyak, dan masih cengeng dan manja, makanya ia belum datang. So, Tetep semangat meraih Impian. Aku yakin dengan prinsip yang kupegang ini aku akan dapatkan Imam yang luar biasa, yang akan bawa aku dan mujahid2 aku ke syuga yang abadi.
Keep Hamasah ^_^
Hanya Tuhan Yang Tahu
Bismillahirrahmanirrahim
Sore ini rehat sejenak, jika di inginkan kadang ia susah didapatkan, namun ketika tak terpikirkan lagi ia tiba-tiba datang membuat hati terasa di aduk-aduk, gelagapan menghadapinya seperti apa. Alhamdulillah tiap hari adalah proses belajar bagiku, kini kerjaanku sudah nambah satu lagi yaitu urus orderan sendiri, urus tiket sendiri, mentor sudah benar-benar melepasku untuk membangun team dalam bisnis aku. TOP deh my lovely mentor hihihi ^_^
"Ciee Ibuk Konsultan bakal traktir ne"
"Ciee jutawan datang"
" Vhio pinjam uang dong"
"Semenjak di herbalife ne Vhio makin cantik dan keren yah"
And aneka kalimat lain yang terus aku dengar dari kawan-kawan aku yang tahu sekali bagaimana aku dulu. Namun ucapan mereka kadang buat aku malu dengan diriku sendiri. Bukan tidak mau kabulkan permintaan mereka, tapi aku bukan seperti yang mereka pikirkan. Di awal perintisan ku dalam bisnis ini aku benar-benar harus ketat masalah keuangan, kalo digunakan sembarangan bisa tekor bandar.
Yang pinjam uang kadang juga nggak bisa aku penuhi, bukan karena pelit. Seperti yang kukatakan tadi, saat ini aku sedang ketat dan hemat dalam manage penghasilanku.
So, hanya Tuhan yang tahu bagaimana hatiku yang sebenarnya, tidak ada makhsud buat kawan-kawanku kecewa karena belum bisa membantu banyak.
Semoga aku segera sukses, hingga bisa banyak bermanfaat buat orang banyak. So, kadang ketika mulai bertumbuhpun banyak sekali ujian yang dulu tidak pernah ada, jadi memang harus lebih pandai dan lebih gesit hadapi apapun masalahnya.
Menjadi keren dan hebat didepan banyak orang bukanlah itu yang kucari, namun hanya ingin jadi insan yang bermanfaat, only that ^_^
Kadang aku pikir susah sekali jadi wanita, apalagi aku masih ingin jadi muslimah yang menjaga Izzah. Nah godaan syetan ini loh...luar biasa.
Kadang menjadi wanita yang lumayan populer itu ujian yang berat karena tak ingin jadi yang diminati.
Ya Allah, hanya Engkau yang tahu apa yang ada dihatiku, jagalah aku agar bisa menjaga kehormatanku sampai akhir hayat. Engkaulah Maruahku ^_^
Sore ini rehat sejenak, jika di inginkan kadang ia susah didapatkan, namun ketika tak terpikirkan lagi ia tiba-tiba datang membuat hati terasa di aduk-aduk, gelagapan menghadapinya seperti apa. Alhamdulillah tiap hari adalah proses belajar bagiku, kini kerjaanku sudah nambah satu lagi yaitu urus orderan sendiri, urus tiket sendiri, mentor sudah benar-benar melepasku untuk membangun team dalam bisnis aku. TOP deh my lovely mentor hihihi ^_^
"Ciee Ibuk Konsultan bakal traktir ne"
"Ciee jutawan datang"
" Vhio pinjam uang dong"
"Semenjak di herbalife ne Vhio makin cantik dan keren yah"
And aneka kalimat lain yang terus aku dengar dari kawan-kawan aku yang tahu sekali bagaimana aku dulu. Namun ucapan mereka kadang buat aku malu dengan diriku sendiri. Bukan tidak mau kabulkan permintaan mereka, tapi aku bukan seperti yang mereka pikirkan. Di awal perintisan ku dalam bisnis ini aku benar-benar harus ketat masalah keuangan, kalo digunakan sembarangan bisa tekor bandar.
Yang pinjam uang kadang juga nggak bisa aku penuhi, bukan karena pelit. Seperti yang kukatakan tadi, saat ini aku sedang ketat dan hemat dalam manage penghasilanku.
So, hanya Tuhan yang tahu bagaimana hatiku yang sebenarnya, tidak ada makhsud buat kawan-kawanku kecewa karena belum bisa membantu banyak.
Semoga aku segera sukses, hingga bisa banyak bermanfaat buat orang banyak. So, kadang ketika mulai bertumbuhpun banyak sekali ujian yang dulu tidak pernah ada, jadi memang harus lebih pandai dan lebih gesit hadapi apapun masalahnya.
Menjadi keren dan hebat didepan banyak orang bukanlah itu yang kucari, namun hanya ingin jadi insan yang bermanfaat, only that ^_^
Kadang aku pikir susah sekali jadi wanita, apalagi aku masih ingin jadi muslimah yang menjaga Izzah. Nah godaan syetan ini loh...luar biasa.
Kadang menjadi wanita yang lumayan populer itu ujian yang berat karena tak ingin jadi yang diminati.
Ya Allah, hanya Engkau yang tahu apa yang ada dihatiku, jagalah aku agar bisa menjaga kehormatanku sampai akhir hayat. Engkaulah Maruahku ^_^
AKU INGIN MENANGIS
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillah Ya Allah, engkau masih amanahkan ruh ini di badanku yang bisa saja engkau ambil. Ampuni aku Ya Allah jika aku telah lalai akan menghambaMu, peristiwa tadi malam amat membuatku sangat takut akan kematian. Aku Belum Siap menghadapinya.
Apapun itu, apakah teguranMu karena aku terlalu sibuk dengan pekerjaanku hingga ada orang yang tersakiti.
Apapun itu, apakah itu nasehatMu karena aku terlalu ambisi dengan Impianku hingga baca quranpun aku sudah jarang
Aku benar-benar merindukan aku yang dulu Ya Allah.
Aku Merindukan para wanita shalih yang acapkali bersamaku di tiap minggu
Aku ingin sekali mengikuti pengajian tiap minggu bersama wanita-wanita suci yang tiap kali kulihat wajahnya, hatiku damai
Jika apa yang kulakukan sekarang adalah sesuatu yang akan membawa aku ke jurang nerakamu, HENTIKAN AKU SEKARANG JUGA, Please.
Aku juga Tidak Mau HARTA< TAHTA < Si GAGAH..atau apalah itu, aku hanya Ingin Kebahagiaan Dalam Keluargaku...Hanya ITu.
*****************
Bayang-Bayang kematian yang dua hari ini terus hantui aku??? Apa artinya itu??
Sakit amat teru yang kurasakan tadi malam?? Apa artinya itu??
Seperti itukah meregang nyawa, atau jauh lebih sakit??
Aku bahkan merasakan aku tidak akan ada lagi didunia ini saat aku rasa badanku terasa tak bernyawa.
Ya Allah....Jika ini adalah ujian, ijinkan aku hadapi dengan sabar dan syukur
Berikan aku cara yang tepat agar aku tidak termasuk golongan yang ingkar padaMu
*****************
Ya allah, Berikan aku kesempatan untuk memperbaikinya yah. Aku akan menyeimbangkan urusan duniaku dan tugasku sebagai muslimah. Mohon berikan aku kemudahana Ya Rabb.
*Kuatkan aku dalam tiap ujian dan cobaan yang ada
*Tegarkan aku dalam tiap godaan dan fitnah, jangan jadikan aku wanita yang akan menjadi Fitnah bagi orang yang mengenalku.
*Izinkan aku jadi orang yang lebih bermanfaat lagi
*Mudahkan aku memberikan kesuksesanku SEGERA kepada kedua orang tua yang telah menunggunya ya Rabb
*Jika umurku tidak lama lagi, berikan aku teguran agar aku bisa mempersiapkan ajalku dengan baik ya Allah.
*Bimbing aku dalam manage waktu agar tidak terlalu memikirkan dunia.
*Jadikanlah orang-orang yang ku kenal bahagia bersamaku
*Lembutkanlah lisanku, walaupun kadang karakter manja dan cengengku acap buat orang pusing.
********
Tidak akan ada daun yang gugur tanpa kehendakMu Ya Allah
Peluk aku dalam cahaya hidayahMu Ya Rabb
Jangan Biarkan aku jatuh kejurang Kenistaan.
Kuatkan aku menjalani kehidupan ditengah kekurangan dan ketidaksempurnaanku ini Ya Rabb.
Allahumma Aaamin. Innalillahi wa innailaihi rojiun
********
21 Maret 2013
Di Ruang Pesakitanku BersamaNya.
Alhamdulillah Ya Allah, engkau masih amanahkan ruh ini di badanku yang bisa saja engkau ambil. Ampuni aku Ya Allah jika aku telah lalai akan menghambaMu, peristiwa tadi malam amat membuatku sangat takut akan kematian. Aku Belum Siap menghadapinya.
Apapun itu, apakah teguranMu karena aku terlalu sibuk dengan pekerjaanku hingga ada orang yang tersakiti.
Apapun itu, apakah itu nasehatMu karena aku terlalu ambisi dengan Impianku hingga baca quranpun aku sudah jarang
Aku benar-benar merindukan aku yang dulu Ya Allah.
Aku Merindukan para wanita shalih yang acapkali bersamaku di tiap minggu
Aku ingin sekali mengikuti pengajian tiap minggu bersama wanita-wanita suci yang tiap kali kulihat wajahnya, hatiku damai
Jika apa yang kulakukan sekarang adalah sesuatu yang akan membawa aku ke jurang nerakamu, HENTIKAN AKU SEKARANG JUGA, Please.
Aku juga Tidak Mau HARTA< TAHTA < Si GAGAH..atau apalah itu, aku hanya Ingin Kebahagiaan Dalam Keluargaku...Hanya ITu.
*****************
Bayang-Bayang kematian yang dua hari ini terus hantui aku??? Apa artinya itu??
Sakit amat teru yang kurasakan tadi malam?? Apa artinya itu??
Seperti itukah meregang nyawa, atau jauh lebih sakit??
Aku bahkan merasakan aku tidak akan ada lagi didunia ini saat aku rasa badanku terasa tak bernyawa.
Ya Allah....Jika ini adalah ujian, ijinkan aku hadapi dengan sabar dan syukur
Berikan aku cara yang tepat agar aku tidak termasuk golongan yang ingkar padaMu
*****************
Ya allah, Berikan aku kesempatan untuk memperbaikinya yah. Aku akan menyeimbangkan urusan duniaku dan tugasku sebagai muslimah. Mohon berikan aku kemudahana Ya Rabb.
*Kuatkan aku dalam tiap ujian dan cobaan yang ada
*Tegarkan aku dalam tiap godaan dan fitnah, jangan jadikan aku wanita yang akan menjadi Fitnah bagi orang yang mengenalku.
*Izinkan aku jadi orang yang lebih bermanfaat lagi
*Mudahkan aku memberikan kesuksesanku SEGERA kepada kedua orang tua yang telah menunggunya ya Rabb
*Jika umurku tidak lama lagi, berikan aku teguran agar aku bisa mempersiapkan ajalku dengan baik ya Allah.
*Bimbing aku dalam manage waktu agar tidak terlalu memikirkan dunia.
*Jadikanlah orang-orang yang ku kenal bahagia bersamaku
*Lembutkanlah lisanku, walaupun kadang karakter manja dan cengengku acap buat orang pusing.
********
Tidak akan ada daun yang gugur tanpa kehendakMu Ya Allah
Peluk aku dalam cahaya hidayahMu Ya Rabb
Jangan Biarkan aku jatuh kejurang Kenistaan.
Kuatkan aku menjalani kehidupan ditengah kekurangan dan ketidaksempurnaanku ini Ya Rabb.
Allahumma Aaamin. Innalillahi wa innailaihi rojiun
********
21 Maret 2013
Di Ruang Pesakitanku BersamaNya.
RATU GOSIP BERAKSI
Dua hari bikin kesal ajah stay dirumah, udah tahu aku lagi nggak mood nih, fase malesss aku datang, eh kondisi rumah juga nggak mendukung, air pakai acara mati, semua penghuni kelabakan, mandi gimana??? Cuci piring gimana?? apalagi cuci pakaian??? Airrrrrrrr kok mati terus sih??
Kondisi air yang mati ini buat aku jadi malas mandi, hiks hiks..so aktivitas aku juga terganngu sekali. Tambah lagi para ratu gosip beraksi di depan kamarku.
*Kalau mau bicara, knapa nggak langsung ajah sama orangnya, kok main sindir2 gitu, lagian kalo mau ajak kerja, yah pintar2lah ngajak, yang dengan bahasa yang sopan, kalau main sindir begitu, yah orang makin cuek, nggak nyaman dibuatnya, yah milih mikirin diri sendiri.
*Sesuaikanlah cara berinteraksinya dengan sekolah tingginya, ini kok seperti anak SMP saja. Yang berbuat yah kitalah yang bersihkan, kalo kerja mau hitung-hitungan, yah jangan tinggal bersama-sama, tiap orang kan lain-lain karakternya, harus bisa menyesuaikan. Aduhhh aku jadi ngomel, susah sekali mau curhat sama siapa, cos yang ngegosip senior juga, mau nasihatin yah segan juga, makanya pilih DIAM dan CUEK.
Herannya yang menyindir2 itu loh, padahal bukan harta mereka pula yang habis, ndehhhh sama milik orang lain, kok mereka pula yang ributin, heran banget, cukup aku jumpa orang-orang macam ni di sini ajah, esok2 tak mau lagi, macem2 jah.
Oke Deh, Silahkan bergosip saudariku, moga Allah ampuni kalian yah, Aku mau melakukan hal yang aku suka, selagi tak rusak kulit aku, pun hatiku tersinggung, yah mau gimana lagi, mungkin itu kebiasaan kalian ngegosip, gimana mau tak larang.
Oke, sayap=sayap langit, yuk kita kembali terbang meraih impian-impian kita
CIKLIK
Senin, 11 Maret 2013, 6.33 pm My Inspiring Room yang saat ini panas bangettttttttttt
Hffffffffff udaranya panas, hatipun dibuat panas
ckkcck SABAR Jeng (Y)
Kondisi air yang mati ini buat aku jadi malas mandi, hiks hiks..so aktivitas aku juga terganngu sekali. Tambah lagi para ratu gosip beraksi di depan kamarku.
*Kalau mau bicara, knapa nggak langsung ajah sama orangnya, kok main sindir2 gitu, lagian kalo mau ajak kerja, yah pintar2lah ngajak, yang dengan bahasa yang sopan, kalau main sindir begitu, yah orang makin cuek, nggak nyaman dibuatnya, yah milih mikirin diri sendiri.
*Sesuaikanlah cara berinteraksinya dengan sekolah tingginya, ini kok seperti anak SMP saja. Yang berbuat yah kitalah yang bersihkan, kalo kerja mau hitung-hitungan, yah jangan tinggal bersama-sama, tiap orang kan lain-lain karakternya, harus bisa menyesuaikan. Aduhhh aku jadi ngomel, susah sekali mau curhat sama siapa, cos yang ngegosip senior juga, mau nasihatin yah segan juga, makanya pilih DIAM dan CUEK.
Herannya yang menyindir2 itu loh, padahal bukan harta mereka pula yang habis, ndehhhh sama milik orang lain, kok mereka pula yang ributin, heran banget, cukup aku jumpa orang-orang macam ni di sini ajah, esok2 tak mau lagi, macem2 jah.
Oke Deh, Silahkan bergosip saudariku, moga Allah ampuni kalian yah, Aku mau melakukan hal yang aku suka, selagi tak rusak kulit aku, pun hatiku tersinggung, yah mau gimana lagi, mungkin itu kebiasaan kalian ngegosip, gimana mau tak larang.
Oke, sayap=sayap langit, yuk kita kembali terbang meraih impian-impian kita
CIKLIK
Senin, 11 Maret 2013, 6.33 pm My Inspiring Room yang saat ini panas bangettttttttttt
Hffffffffff udaranya panas, hatipun dibuat panas
ckkcck SABAR Jeng (Y)
STOP GALAU
Bismillahirrahmanirrahim
Kena juga gue virus galau, nggak enak banget rasanya, buat aku nggak konsentrasi dengan impian aku, bawaanya males bin berangan-angan. Waduhhh...kalo lama-lama begini, bisa-bisa aku jatuh kejurang kehampaan hidup ini.
Ciattttttt...alhamdulillah, aku dikelilingi kawan-kawan yang positive, so galaunya cepat minggat hehe. Bulan ini aku harus lebih baik dari bulan kmaren, alhamdulilah kmaren cetar 5000, aku dapat kualifikasi 5 get 5, senang sekali kalo hidup itu berubah menjadi lebih baik yah, semriwinggggggg, mau tahu apa itu yang kubicarakan ini kunjungi rumah aku yang ini yah http://wordpress.com/#!/read/following/ :D
Oh iyah, kita lagi bicarakan Galau yah, Nah mau tahu nggak gimana aku atasi Galau, biar nggak lama-lama ia magang di pikiran kita??
mau???? Ciyusss??? Mie apa?? hahhaha
Oke Oke....
1. Cari sebab kamu galau, nah dari itu coba renungkan banyak untungnya atau ruginya galau soal itu ketimbang wujudkan impian.
2. Baca buku2 positive, jangan baca buku cinta-cinta an makin galauuuuuu tuh hihihi
3. Lakukan aktivitas bermanfaat diluar, ex : Roadshow, ikut seminar, rapat organisasi, nimbang, follow up (kalo kamu konsultan part time kayak aku hehe), halaqah atau jalan-jalan kuliner
4. Kunjungi kerabat, nah selain ikatin silahturahmi, galau juga perlahan hilang
5. Rehabilitasi kembali dream kamu, GOAL Settingnya, Tulis dan TEMPEL di dinding
6. Selalu merasa dilihat Allah, kalo Shalat lama-lama ajah curhat sama Allah, buat hati lebih adem.
7. Nah, kalo aku lagi galau, biasanya suka jalan-jalan sambil bawa kamera, yah fotoin ajah apa yang mau di foto ckcc
Nah, Begitulah kira-kira aku atasi galau kalo lagi kena sindrom galau, Balik lagi lihat impian aku jadi akan semangat lagi tu, coba Deh.
Moga Bermanfaat yah :D
salam sehat dan sukses
Kena juga gue virus galau, nggak enak banget rasanya, buat aku nggak konsentrasi dengan impian aku, bawaanya males bin berangan-angan. Waduhhh...kalo lama-lama begini, bisa-bisa aku jatuh kejurang kehampaan hidup ini.
Ciattttttt...alhamdulillah, aku dikelilingi kawan-kawan yang positive, so galaunya cepat minggat hehe. Bulan ini aku harus lebih baik dari bulan kmaren, alhamdulilah kmaren cetar 5000, aku dapat kualifikasi 5 get 5, senang sekali kalo hidup itu berubah menjadi lebih baik yah, semriwinggggggg, mau tahu apa itu yang kubicarakan ini kunjungi rumah aku yang ini yah http://wordpress.com/#!/read/following/ :D
Oh iyah, kita lagi bicarakan Galau yah, Nah mau tahu nggak gimana aku atasi Galau, biar nggak lama-lama ia magang di pikiran kita??
mau???? Ciyusss??? Mie apa?? hahhaha
Oke Oke....
1. Cari sebab kamu galau, nah dari itu coba renungkan banyak untungnya atau ruginya galau soal itu ketimbang wujudkan impian.
2. Baca buku2 positive, jangan baca buku cinta-cinta an makin galauuuuuu tuh hihihi
3. Lakukan aktivitas bermanfaat diluar, ex : Roadshow, ikut seminar, rapat organisasi, nimbang, follow up (kalo kamu konsultan part time kayak aku hehe), halaqah atau jalan-jalan kuliner
4. Kunjungi kerabat, nah selain ikatin silahturahmi, galau juga perlahan hilang
5. Rehabilitasi kembali dream kamu, GOAL Settingnya, Tulis dan TEMPEL di dinding
6. Selalu merasa dilihat Allah, kalo Shalat lama-lama ajah curhat sama Allah, buat hati lebih adem.
7. Nah, kalo aku lagi galau, biasanya suka jalan-jalan sambil bawa kamera, yah fotoin ajah apa yang mau di foto ckcc
Nah, Begitulah kira-kira aku atasi galau kalo lagi kena sindrom galau, Balik lagi lihat impian aku jadi akan semangat lagi tu, coba Deh.
Moga Bermanfaat yah :D
salam sehat dan sukses
Jika Aku Jatuh Cinta
Jatuh Cinta berjuta rasanya, emang bener banget loh, ada suka, senang, duka, kecewa dan cemburu dan rasa yang lain yang kadang muncul tanpa di undang. Pengalamanku aku jatuh cinta pada seseorang disebabkan karena kelebihan yang ia miliki dibandingkan aku, lebih pintar, lebih rajin, shalatnya rutin, ngajinya keren, pokoe yang punya kelebihan gitu deh, Yups kekaguman yang buat aku mendambakan kelak sosok itu jadi suamiku.
Cinta adalah normal bagi pasangan, Allah tidak marah, bahkan bangga jika hambanya bisa gunakan Cinta Itu untuk Ibadah, Yaitu Menikah.
Jika aku jatuh cinta, seringkali aku menyesal karena ternyata dia bukan jodohku, bukan calon suamiku, begitu bodohnya aku menghabiskan waktu untuk mencintai sosok yang tidak menjadi siapa-siapa bagiku di kemudian hari.
Teruntuk pada calon suamiku yang entah siapakah dia, dimanakah dia sekarang dan sedang apa dia sekarang?? aku tak pernah tahu hal itu saat ini.
Tapi menurutku ia jauh lebih pantas mendapatkan perasaan ini dibandingkan dengan laki-laki manapun di dunia. Kenapa aku berleha-leha memikirkan orang yang entah akan jadi apa bagiku?? tidak jelas!!!
Kenapa aku tidak kosongkan saja ruang hati ini untuk seseorang yang akan menemaniku menuju Cinta Tuhanku, ku akan tata ruang kosong itu, sampai Allah ijinkan dia menghampiriku di ruang yang sedang ku siapkan itu, aku ingin ia nyaman disana, kan ku hias dengan bunga-bunga indah harus semerbak, hingga ia tidak ingin keluar lagi dari ruang itu.
Mohon Ampun Ya allah, Jika kadang akupun khilaf bermain api dengan yang namanya cinta. Ijinkan aku menjadi Muslimah yang masih tetap menjaga izzah dalam kehidupanku. Aku ingin memiliki anak-anak yang cinta akan alquran, aku ingin rumah yang selalu menyenandungkan ayat-ayatmu.
Ya Allah, berikanlah aku yang terbaik bagimu. Berikan Imam yang akan bimbing aku dan anak-anakku ke syurga abadi.
Ya Allah, Ijinkan aku hanya mencintai suamiku kelak, hapus lekas jika cinta itu singgah saat ini.
Nah, kalo aku juga punya tips buat meminimalisir cinta yang tidak tepat sasaran ini
1. Hindari interaksi yang intens dengan si Dia
2. Hapus nomor kontaknya di Hp, atau Di FB blokir ajah...(Buat ngehilangin jejaknya, rekaman dia dari memory)
3.Menyibukkan diri dengan hal-hal yang positive
4. Kalo dia mau interaksi/ menyapa ladeni seperti formal-formal ajah, jangan terkesan memberi harapan. Kalo ceritanya kagak bermanfaat bagi kita, bilang ajah lagi sibuk ckckc
Yang namanya orang yang pantas di cintai, disayangi separuh jiwa kita itu, Dia adalah suami kita, dia yang berani jumpai orang tua kita, siap bicara dengan orang tua kita, bertanggung jawab atas kita dan menikahi kita karena Allah. Uwahh..Ya Allah segerakanlah dia datang pada keluargaku ckckc. Nikah Muda Itu Keren, aku ajah punya Impian Bisa Nikah di Usia 23 ini, namun yah lagi-lagi kembali ke takdir aku, kapan Allah mau kasih aku Si pangeran yang akan jadi Imam di rumah tanggaku kelak. Mohon doanya yah Impianku ini terkabul dan di ijabah, Hey Calon Suamiku, lekaslah kau jemput aku ke Rumahku ckcckkckc
Mamaku selalu bilang, kalau wanita itu perhiasan dunia, jadi harus tetep jaga keindahan akhlaknya. Jangan menjadi racun yang bisa mendatangkan dosa buat lelaki yang mencintainya. So, Yuk jadi muslimah keren yang terus berkarya, kalo jatuh cinta, ingat kembali Cinta Suci itu hanya hak suami kita kelak, yang lain nggak ada HAK memilikinya.
Salam Sukses.
Cinta adalah normal bagi pasangan, Allah tidak marah, bahkan bangga jika hambanya bisa gunakan Cinta Itu untuk Ibadah, Yaitu Menikah.
Jika aku jatuh cinta, seringkali aku menyesal karena ternyata dia bukan jodohku, bukan calon suamiku, begitu bodohnya aku menghabiskan waktu untuk mencintai sosok yang tidak menjadi siapa-siapa bagiku di kemudian hari.
Teruntuk pada calon suamiku yang entah siapakah dia, dimanakah dia sekarang dan sedang apa dia sekarang?? aku tak pernah tahu hal itu saat ini.
Tapi menurutku ia jauh lebih pantas mendapatkan perasaan ini dibandingkan dengan laki-laki manapun di dunia. Kenapa aku berleha-leha memikirkan orang yang entah akan jadi apa bagiku?? tidak jelas!!!
Kenapa aku tidak kosongkan saja ruang hati ini untuk seseorang yang akan menemaniku menuju Cinta Tuhanku, ku akan tata ruang kosong itu, sampai Allah ijinkan dia menghampiriku di ruang yang sedang ku siapkan itu, aku ingin ia nyaman disana, kan ku hias dengan bunga-bunga indah harus semerbak, hingga ia tidak ingin keluar lagi dari ruang itu.
Mohon Ampun Ya allah, Jika kadang akupun khilaf bermain api dengan yang namanya cinta. Ijinkan aku menjadi Muslimah yang masih tetap menjaga izzah dalam kehidupanku. Aku ingin memiliki anak-anak yang cinta akan alquran, aku ingin rumah yang selalu menyenandungkan ayat-ayatmu.
Ya Allah, berikanlah aku yang terbaik bagimu. Berikan Imam yang akan bimbing aku dan anak-anakku ke syurga abadi.
Ya Allah, Ijinkan aku hanya mencintai suamiku kelak, hapus lekas jika cinta itu singgah saat ini.
Nah, kalo aku juga punya tips buat meminimalisir cinta yang tidak tepat sasaran ini
1. Hindari interaksi yang intens dengan si Dia
2. Hapus nomor kontaknya di Hp, atau Di FB blokir ajah...(Buat ngehilangin jejaknya, rekaman dia dari memory)
3.Menyibukkan diri dengan hal-hal yang positive
4. Kalo dia mau interaksi/ menyapa ladeni seperti formal-formal ajah, jangan terkesan memberi harapan. Kalo ceritanya kagak bermanfaat bagi kita, bilang ajah lagi sibuk ckckc
Yang namanya orang yang pantas di cintai, disayangi separuh jiwa kita itu, Dia adalah suami kita, dia yang berani jumpai orang tua kita, siap bicara dengan orang tua kita, bertanggung jawab atas kita dan menikahi kita karena Allah. Uwahh..Ya Allah segerakanlah dia datang pada keluargaku ckckc. Nikah Muda Itu Keren, aku ajah punya Impian Bisa Nikah di Usia 23 ini, namun yah lagi-lagi kembali ke takdir aku, kapan Allah mau kasih aku Si pangeran yang akan jadi Imam di rumah tanggaku kelak. Mohon doanya yah Impianku ini terkabul dan di ijabah, Hey Calon Suamiku, lekaslah kau jemput aku ke Rumahku ckcckkckc
Mamaku selalu bilang, kalau wanita itu perhiasan dunia, jadi harus tetep jaga keindahan akhlaknya. Jangan menjadi racun yang bisa mendatangkan dosa buat lelaki yang mencintainya. So, Yuk jadi muslimah keren yang terus berkarya, kalo jatuh cinta, ingat kembali Cinta Suci itu hanya hak suami kita kelak, yang lain nggak ada HAK memilikinya.
Salam Sukses.
Kisah Bunga Di Naungan Tarbiyah
Indah kamu dimana??
Mida Gimana penelitiannya Ukh??
Dila udah kelarkah dengan crustacea dan baby baby planktonnya??
Wenni are u enjoys with capunge hik hiks??
Anna, kangen tumpengmu Mbok e :D
Widia, Amakk....kapan kita makan sate berkat yakin again??
Nadra, Bu Doctor lanjut ajah S2 yah..u are jenius, jangan lupakan itu, I hope u be a profesor one day !!
Gita, Correction my English again ^_^
Ni Yona, Uni yang palingku sayangi, gimana kabar mencit-mencitnya??? Nah Lo..kok nggak tanya kabar uni, malah tanya kabar mencik ckckck
Waktu mungkin buat kita tak harus terus bersama lagi, seperti ketika di awal-awal kuliah dulu, bersama-sama di pembinaan, sama2 mamam di kafe mama, naik turun UPT (are u remenber, aku dan uni yona, Si Miss Come Late always kena sanksi dari Miss hehe), jalan-jalan sore di Rektorat, Ngumpul di Berkat Yakin tiap kali ada yang Ultah, Berpose di atas kursi saat jadi panitia LAMDA, masih sempat-sempatnya kita berpose di Milad Ukhtina Weni ckkck.
Tiap kali kena omel senior, karena sering beradu argument dengan ikhwan di grub kita, ckckck..hadehh..Trims To So Much Buat Uda Depitra, Uda Andrew, Uda Doni, Kak Titi, Kak Yeyen dan My Lovely Senior lainnya yang udah mau ajar dan bawa kami ke lingkungan Tarbiyah ini. Meskipun aku belum bisa jadi akhwat yang militan, aku terus berusaha menjadi diriku, afwan jiddan ya Uda jo Uni.
Opss...yaha...kita punya DUO Ikhwan di letting kita Biologi 2008 yang di awal-awal selalu rapat, bahas bagaimana agar teman-teman letting bisa Shalat Berjamaah, ngatur Hijab ditenda, sampai masalah waspada kalau-kalau ada yang kesurupan, mmmm....masa-masa itu sepertinya tak bisa kulupakan.
Buat Agung, Rafel dan Izil yang saat ini sudah jadi artis ckckc tetep istoqomah yah, minimal tetep jaga shalat dan sikapnya. Oke Bro, kalian adalah saudara terbaikku yang pernah singgah dalam hidup aku.
#######
Come back to Akhwat Story
Mida, Indah,Widia, Anna, Weni, Nadra, Gita, Dila dan Juga Ayu ( Udah langsing mu say hihihi) jangan lupa sama Vhio yah, semoga nanti kita bisa jumpa di waktu yang sangat telah ditentukan oleh Allah. Yupss..semuanya udah jadi Seorang Bunda Shaliha yah...*Ngebayangin ngumpul sambil gendong mujahid dan mujahidah kita plus Imam yang luar biasa tentunya, Aaamin Ya Allah :D
Oke, Vio tulis ini, karena Vio lagi kangen saja sama masa-masa kita bersama dulu, Sekarang udah sendiri-sendiri ajah, apalagi Viona Nih,sibuk banget sama herbalife and impian lanjutkan studynya. I Really Miss U all..I Love U Coz Allah :D
Mida Gimana penelitiannya Ukh??
Dila udah kelarkah dengan crustacea dan baby baby planktonnya??
Wenni are u enjoys with capunge hik hiks??
Anna, kangen tumpengmu Mbok e :D
Widia, Amakk....kapan kita makan sate berkat yakin again??
Nadra, Bu Doctor lanjut ajah S2 yah..u are jenius, jangan lupakan itu, I hope u be a profesor one day !!
Gita, Correction my English again ^_^
Ni Yona, Uni yang palingku sayangi, gimana kabar mencit-mencitnya??? Nah Lo..kok nggak tanya kabar uni, malah tanya kabar mencik ckckck
Waktu mungkin buat kita tak harus terus bersama lagi, seperti ketika di awal-awal kuliah dulu, bersama-sama di pembinaan, sama2 mamam di kafe mama, naik turun UPT (are u remenber, aku dan uni yona, Si Miss Come Late always kena sanksi dari Miss hehe), jalan-jalan sore di Rektorat, Ngumpul di Berkat Yakin tiap kali ada yang Ultah, Berpose di atas kursi saat jadi panitia LAMDA, masih sempat-sempatnya kita berpose di Milad Ukhtina Weni ckkck.
Tiap kali kena omel senior, karena sering beradu argument dengan ikhwan di grub kita, ckckck..hadehh..Trims To So Much Buat Uda Depitra, Uda Andrew, Uda Doni, Kak Titi, Kak Yeyen dan My Lovely Senior lainnya yang udah mau ajar dan bawa kami ke lingkungan Tarbiyah ini. Meskipun aku belum bisa jadi akhwat yang militan, aku terus berusaha menjadi diriku, afwan jiddan ya Uda jo Uni.
Opss...yaha...kita punya DUO Ikhwan di letting kita Biologi 2008 yang di awal-awal selalu rapat, bahas bagaimana agar teman-teman letting bisa Shalat Berjamaah, ngatur Hijab ditenda, sampai masalah waspada kalau-kalau ada yang kesurupan, mmmm....masa-masa itu sepertinya tak bisa kulupakan.
Buat Agung, Rafel dan Izil yang saat ini sudah jadi artis ckckc tetep istoqomah yah, minimal tetep jaga shalat dan sikapnya. Oke Bro, kalian adalah saudara terbaikku yang pernah singgah dalam hidup aku.
#######
Come back to Akhwat Story
Mida, Indah,Widia, Anna, Weni, Nadra, Gita, Dila dan Juga Ayu ( Udah langsing mu say hihihi) jangan lupa sama Vhio yah, semoga nanti kita bisa jumpa di waktu yang sangat telah ditentukan oleh Allah. Yupss..semuanya udah jadi Seorang Bunda Shaliha yah...*Ngebayangin ngumpul sambil gendong mujahid dan mujahidah kita plus Imam yang luar biasa tentunya, Aaamin Ya Allah :D
Oke, Vio tulis ini, karena Vio lagi kangen saja sama masa-masa kita bersama dulu, Sekarang udah sendiri-sendiri ajah, apalagi Viona Nih,sibuk banget sama herbalife and impian lanjutkan studynya. I Really Miss U all..I Love U Coz Allah :D
FOR THINGS TO CHANGE YOU HAVE TO CHANGE
FOR THINGS TO CHANGE YOU HAVE TO CHANGE
Special for strong woman out there.
Selama aku jalankan kehidupan baruku sebagai seorang business woman (Miss Entrepneurship *ini panggilan adik2ku di sekre hehe) banyak sekali pelajaran yang kudapatkan. Baik dari keluarga ataupun dari masyarakat sendiri. Saat ini aku masih sendiri menjalankan bisnis ini, Yups kadang yang namanya wanita sering down juga kalo dapat masalah pelik, kalo keluarga tidak support yah ingin sekali punya orang yang bisa tempat berbagi, ingin menjadi wanita lemah yang sandarkan kepalanya pada strong man. Tapi menunggu itu justru lebih parah, right?? bagaimana strong woman disana, ini hal yang normal yang dirasakan tiap wanita yang mau memulai perniagaan.
You work too hard. You menakutkan lelaki. Susah lelaki nak fall in love with you." "You are too aggressive towards your dreams. Lelaki takut dengan perempuan mcm ni." "You are too serious about life. Man feel threaten if they are with you."
Hmm...ini beragam statment yang aku dapatkan dari kawan-kawanku, kadang agak terpengaruh juga dengan stat mereka, hampir saja aku ingin mengubur impianku nak jadi business woman, yah yang namanya wanita jadi Ibu bagi sweet baby itu juga Big dream lho !!! Namun alhamdulillah, aku tak terpengaruh dengan sta itu, apa salah dengan kerja kerasku, apa salah aku agresive dengan mimpiku, aku serius?? Opsss....perasaan nggak juga deh, menjadi seorang konsultan justru aku harus belajar humoria. Baiklah..aku tidak akan tergoda, ini stat hanya akan mencuri Impianku.
"To get a prince, you have to be a princess. To get a good Muslim, you have to be a good Muslimah. To get a visionary man who wanted to succeed dunia and akhirat, you have to be one first." Allah akan berikan aku yang terbaik, aku yakin itu :D
Nah kalimat ini benar-benar buat aku sadar, untuk mendapatkan yang terbaik aku tak perlu menunggu, cukup aku yang hebat dulu, aku yang bangun kesuksesan dulu. Statement Perempuan yang terlalu tinggi akan susah mendapatkan lelaki yang sama titlenya itu hanya pendapat, pun ada juga yang terjadi kulihat disekitarku, senior-seniorku yang wanita, masih banyak yang belum ketemu jodohnya, aku juga tak paham apa sebabnya, mungkin saja Allah sedang berlaku hal terbaik buat mereka.
##########
Lagi-lagi aku dihibur oleh Kisah Alquran, Wuihh kitab ini benar-benar selalu berikan solusi terbaik bagi hidupku. Kisah Ratu Balqis dan Nabi Sulaiman. Ratu Balqis adalah perempuan luar biasa, yang punya leadership spectacular, punya kerajaan yang megah namun, pemimpin yang bijak dan pandai berbincang. Namun ia tidak angkuh dan mau tunduk kepada Nabi Sulaiman, seorang Raja yang sangat luar biasa di jamannya.
Ratu Balqis yang hebat saja bisa dipertemukan Allah dengan Nabi Sulaiman yang sangat luar biasa, Takkanlah wanita biasa cam aku nih tak boleh berjumpa dengan price aku yang setaraf wawasannya?? Biarkan Allah saja yang tentukannya, Saat ini aku harus bangun kerajaanku, aku nak bangun kesuksesanku, Bapak dan Ibuk aku sedang tunggu kesuksesanku. Aaamin Ya Allah, moga aku lekas wujudkannya.
Aku banyak sekali punya kawan wanita yang mudah larut sama yang namanya cinta, dibilang Falling In Love tapi aku lihat bertepuk sebelah tangan (wah ndak asyiklah tepuk kok sebelah cckckk) tapi nggak tahu nih, kok betah macam tu, kadang kalo curhat aku dah kasih solusi buat cari alternatife kegiatan yang lebih positive ( ndak hanya aku ajak herbalife hehe...tapi terserah apa yang mereka suka ) kadang gemes kalo lihat sahabat wanita yang macam ini, masih muda masih banyak kerja yang harus diraih "Menggalau" istilah kerennya, kalo boleh kasihlah aku waktu luangnya yang terbuang sia-sia untuk menggalau itu, soalnya aku butuh banyak waktu untuk selesaikan tugas2 aku, tapi mana boleh cam tu yah..kita dikasih jatah 24 jam sama Allah, *geleng-geleng ajah.
To all Strong Woman out There each of us carry a little Balqis inside us. Don't lose hope in Allah. Jaga agama, jaga shalat, jaga hubungan dengan ALLAH.InsyaALLAh, Allah akan hantar a man with little Nabi Sulaiman inside them. :)
Yuk, Bangun Kerajaanmu Lekas
Moga bermanfaat ladies.
Tak maksud menggurui, akupun masih harus banyak belajar ilmu agama neh, Moga Kita semua diberikan yang terbaik yah ketika waktunya tiba.
Rabu, 20 februari 2013
In My Inspiring Room

SESUCI CINTA MEREKA
Langit mengerang berkilatan cahaya, hujan makin deras, kupercepat langkahku melompati genangan-genangan air. Bapak memanggilku sambil berlari juga. Hari ini aku di ajak Bapak ke ladang, melihat kolam dan sawahnya. Pematang sawah yang belum berbuah itu membuat kami harus berhati-hati, bapak memotong dahan pisang dan memberikannya padaku.
"Trus bapak pake apa??" Tanyaku berteriak melawan guyur hujan
"Jangan rewel, pakai saja, ayo lekas nanti makin deras" Ujar Bapak
Kuikuti langkah bapak, rumput basah itu mengingatkanku saat aku kecil dulu, inilah jalan setapak yang sering ku lewati saat masa pindah-pindah dulu. Dulu sering sekali aku dan keluarga pindah rumah, untuk mencari penghidupan yang lebih baik. Ibu, aku dan adik-adik selalu ikuti kata bapak, yang penting Bapak dan Ibuk masih mau sekolahkan kami. Sejak kuliah di Padang, ini untuk sekian kalinya aku keladang, jarang sekali aku ketempat ini lagi. Disana sini sudah banyak belukar, tidak seperti waktu kami masih tinggal disini. Kupandangi sawah yang ditumbuhi padi itu, pikiranku kembali ke beberapa tahun lalu, aku ingat saat kami berkebun kacang tanah.
Hmm...aku paling senang kalau sore membersihkan lahan kacang, tanahnya gembur dan coklat, lembut sekali ditangan, itu kerja bakteri Rhizobium sp yang buat tanah jadi gembur begitu. Subahanallah andaikan tempat ini kelak bisa kujadikan tempat paling nyaman untuk keluargaku, Aaamin Ya Allah.
Hujan mulai reda, Bapak membawaku ke kolam pertama "Nah ini lihat yah, bapak kasih makan....byurrrrrrrrrrrrr" Mulut-mulut ikan itu muncul diperairan, Bapak tersenyum, aku sumringah, banyaknya ikan bapak sekarang. Lanjut ke kolam berikutnya, dan seterusnya ke kolam yang masih digarap, masih setengah jadi.
Bapak sekarang ketua tani di kelompoknya, berkat bantuan dana pemerintah itulah bapak dan kawannya bisa mengembangakan lahan perikanan mereka. Bapak sangat profesional, meskipun hanya tamat SD, dia sangat lihai dalam menyusun laporan, meskipun tidak akan sepintar sarjana ekonomi. Untung saja aku pernah baca buku ekonomi, aku bisa ajari Bapak bagaimana cara membuat laporan yang baik.
"Nah itu gunanya Bapak kuliahkan anak-anak Bapak tinggi-tinggi" Ujar Bapak tersenyum.
Aku bertiga bersaudara, sangat dijaga bapak dengan baik, apalagi kami semua perempuan, kalau aku tidak pulang saja bapak pasti merajuk, kadang aku rada gemes juga bapak bertingkah seperti anak kecil. Rupanya Ibuk bilang, bapak tidak ingin jauh-jauh dari kami.
######
Hujan kembali deras, aku berteduh dirumah kecil tempat aku dibesarkan, tapi saat ini kondisi rumahnya tidak teratur lagi, berantakan. "Nah..kan udah nampak tu, Bapak sudah siapkan buat masa depan kalian, rajin-rajin saja sekolah, abis sekolah dapat kerja yang baik, jangan yang lain-lain dulu yang dikejar, kalo jodoh ndak usah di kejar, kalau sudah punya pekerjaan bakal datang sendiri" Lanjut Bapak berwejangan. Aku hanya mendengarkannya dengan masygul.
"Terima Kasih Bapak " Bathinku terharu, aku punya orang tua yang sangat luar biasa.
"Dulu bapak ndak yakin bisa sekolahkan kau, masih ingat baju pramuka waktu SD saja dapat waktu banjir, SMP, SMA dan kini sudah mau lulus, ndak terasa sudah terlewati. Kau anak paling tua, jadi contoh buat adik-adik, jangan sampai apa ucapan orang terjadi, kuliahkan anak ujung-ujungnya jadi ibu rumah tangga. Kalau mau jadi Ibu rumah tangga saja ngapain sekolah" Ujar Bapak lagi.
Aku paham kenapa bapak berbicara seperti itu, karena banyak sekali anak gadis di kampungku, yang kuliah tapi ujung-ujungnya berhenti dan jadi ibu rumah tangga, Bapak sangat takut jika hal itu terjadi pada kami anak-anaknya. Bapak mau anaknya jadi Dosen dan jadi Dokter, Aaamin Ya Allah Bapak.
"Nanti kalau sudah punya pekerjaan tetap, kan hari libur bisa keladang buat olahraga, kelola dengan baik harta yang sudah kami usahakan ini buat kalian, jangan sampai putus silahturahmi karena harta, jaga dengan baik, gunakan untuk sekolah cucu-cucu bapak nanti.
##### Subhanallah, sudah sejauh itu masa depan kami dipikiran Bapak, Aku harus segera berikan kesuksesanku pada mereka, tidak boleh mereka terlalu lama mengkhawatirkanku, Ku Foto Bapak dengan kolam-kolamnya, ia nampak senang sekali.
Pak ini foto before bapak dengan kolam ini, Next Time akan ada foto After yang jauh lebih Indah, Aaamin ya Allah. Berikan Bapak dan Ibuk umur yang panjang, hingga ia bisa lihat step by step kami akan membahagiakannya.

By : Viona Novelia
Selasa, 19 Februari 2013
19.30 in My Inspiring Room
Setelah kian lama tak menulis, agak terbata dalam menuangkan ide, Hfff...menulis harus selalu dilatih, moga tetep semangat :D
Moga bermanfaat yah.
Jumpa dengan Sandiaga S Uno dan Masril Koto
1 desember 2012, awal bulan yang berkesan dalam hidupku. Lagi-lagi pengalaman yang tak disangka-sangka datang menghampiri. Niat cuma ingin mengikuti kuliah umum kewirausahaan yang diadakan Universitas Andalas, dengan pembicara orang-orang ispiratif bagi saya Pak Sandiaga S Uno dan Uda Masril Koto saya pun mengikutinya dengan meleseh di lantai karena saking penuhnya ruangan itu. Peredaran Oksigen sudah tak normal kembali, panas namun semangat para peserta tetep membahana, Tidak tahu juga apa itu motivasinya, setahu saya ada 5 iket Padang- singapore untuk penanya terbaik...aksi rebutan bisa bertanyapun terjadi, moderator kewalahan ckckck
Alhamdulillah saya tidak beruntung, karena tidak di tunjuk, tapi nggak apa, kalo rejeki nggak akan kmana toh :D saya mungkin bisa dapatkan dikesempatan lain.
Tidak ada hujan ataupun panas tiba-tiba saya berjumpa dengan senior di keluarga Karya salemba Empat Unand. Dia mengajak mau nggak ikutan acara dengan Pak Sandiaga setelah acara seminar itu.
"Hah ikutan acara Pak Sandi..." Sontak sayapun kaget, orang seperti saya mana mungkin bisa satu meja dengan pak Sandi....namun rupanya itu nyata..aku ikutan rombongan Pak Sandi dan keluarga serta Uda Masril Koto Ke Bukittinggi, makan bersama, di bus bersama....pokoe pengalaman paling berkesan deh bagiku.
Beberapa jam bersama rombongan para pengusaha sukses itu membuat kami mendapatkan banyak kenalan, dan motivasi untuk mengikuti jejak sukses mereka
Alhamdulillah Ya Allah
Di tunggu kejutan berikutnya di lembaran kisahku yah (y)
Alhamdulillah saya tidak beruntung, karena tidak di tunjuk, tapi nggak apa, kalo rejeki nggak akan kmana toh :D saya mungkin bisa dapatkan dikesempatan lain.
Tidak ada hujan ataupun panas tiba-tiba saya berjumpa dengan senior di keluarga Karya salemba Empat Unand. Dia mengajak mau nggak ikutan acara dengan Pak Sandiaga setelah acara seminar itu.
"Hah ikutan acara Pak Sandi..." Sontak sayapun kaget, orang seperti saya mana mungkin bisa satu meja dengan pak Sandi....namun rupanya itu nyata..aku ikutan rombongan Pak Sandi dan keluarga serta Uda Masril Koto Ke Bukittinggi, makan bersama, di bus bersama....pokoe pengalaman paling berkesan deh bagiku.
Beberapa jam bersama rombongan para pengusaha sukses itu membuat kami mendapatkan banyak kenalan, dan motivasi untuk mengikuti jejak sukses mereka
Alhamdulillah Ya Allah
Di tunggu kejutan berikutnya di lembaran kisahku yah (y)
Seminar Hasil Penelitian
Alhamdulillah hari ini telah selesaikan seminar hasil penelitian. Beberapa hari lagi akan ku usahakan bisa laksanakan kompre sehingga Viona Novelia SSi jadi NYATA Aaminn Ya Allah :D
Seminar proposal, hasil atau apapun yang berbau ilmiah nampaknya adalah kelemahanku, kemampuanku dalam dunia tulis menulis rupanya tak begitu bisa diandalkan dalam pembuatan Skripsiku. Walhasil aku di caca dengan pertanyaan tentang EYD, cara menuliskan kalimat ilmiah yang baik dan benar. Akhirnya dengan tampang Inocent aku ngangguk-ngangguk aja menerima semua saran yang mereka lontarkan.
Nilainya apa yah??
Ada-ada ajah ujiannya, blangko nilai tidak ada di dalam map berita acara, ledekan sang Penguji yang membuatku takut di ulang seminar lagi membuatku lumayan panik. Yuhhu aku emang orangnya panikan kalau dihadapkan masalah yang diluar kemampuanku.
Dibilang pintar nggak pintar-pintar amat, IQ standar hehe
But Its Okay, setiap orang punya kelebihan dan kekurangan, nggak ada yang sempurna.
Mungkin Allah kasih aku kelebihan di bidang entrepneurship namun agak kurang di bidang sains
Atau karena aku kurang persiapan ajah kali buat seminar tadi, soalnya nggak maksimal banget rasanya...moga aja deh nilainya Oke Oke aje :D
Tadi yang hadir juga lumayan banyak....Dengan pembahas Izil Okdianto (artis minang), Anna Febry Astuti dan adik junior aku lupa namanya..seminarku berakhir begitu saja. Pokoe lega ajah rasanya....besok mau mengurus syarat Kompre, moga dilancarkan Ya Allah
Hufff Ngantuk, mau Bobo lage
Good Job Deyari (y)
Seminar proposal, hasil atau apapun yang berbau ilmiah nampaknya adalah kelemahanku, kemampuanku dalam dunia tulis menulis rupanya tak begitu bisa diandalkan dalam pembuatan Skripsiku. Walhasil aku di caca dengan pertanyaan tentang EYD, cara menuliskan kalimat ilmiah yang baik dan benar. Akhirnya dengan tampang Inocent aku ngangguk-ngangguk aja menerima semua saran yang mereka lontarkan.
Nilainya apa yah??
Ada-ada ajah ujiannya, blangko nilai tidak ada di dalam map berita acara, ledekan sang Penguji yang membuatku takut di ulang seminar lagi membuatku lumayan panik. Yuhhu aku emang orangnya panikan kalau dihadapkan masalah yang diluar kemampuanku.
Dibilang pintar nggak pintar-pintar amat, IQ standar hehe
But Its Okay, setiap orang punya kelebihan dan kekurangan, nggak ada yang sempurna.
Mungkin Allah kasih aku kelebihan di bidang entrepneurship namun agak kurang di bidang sains
Atau karena aku kurang persiapan ajah kali buat seminar tadi, soalnya nggak maksimal banget rasanya...moga aja deh nilainya Oke Oke aje :D
Tadi yang hadir juga lumayan banyak....Dengan pembahas Izil Okdianto (artis minang), Anna Febry Astuti dan adik junior aku lupa namanya..seminarku berakhir begitu saja. Pokoe lega ajah rasanya....besok mau mengurus syarat Kompre, moga dilancarkan Ya Allah
Hufff Ngantuk, mau Bobo lage
Good Job Deyari (y)
Masih Terasa Nggak Mood
Tidak mau melakukan apa-apa, namun pikiran seakan berat sendiri, bingung, uring-uringan dan melakukan kerja yang sia-sia, berlama-lama di kamar, nonton, Hfiuhhh...zona yang sangat tidak menyenangkan.
Kucari-cari sebab rupanya hal ini berpengaruh pada amalan ruhiyahku....
Ibadahku??
hafalanku??
Silahturrahmiku???
Hmmm...semuanya DOWN....Oh GOD...Its Not Me :(
Tuntutan menyelesaikan meraih gelar Sarjana dari orang tua justru buat aku tidak semangat. Hmm...mungkin aku melakukannya karena mereka bukan karena keinginanku sendiri. Dan hal ini merembes pada semangatku dalam bisnis yang ku lakoni, amanah yang harus ku penuhi, dan silahturahmi yang harus ku jaga.
ZONA NYAMAN !!!!
Adalah zona dimana aku melakukan apapun sesuai dengan keinginanku, tanpa paksaan dari orang lain.
Aku tahu tujuan mereka baik...aku segera lulus...tapi aku tidak siap di tekan dengan menuduhku macam-macam, bukan salahku belum juga sarjana karena bisnisku....bukan salah kesibukanku yang lain......Ya Tuhan tolonglah buat mereka mengerti....mohon dukung aku biar semua berjalan dengan baik.
Doa dan restu mereka yang kuharapkan, bukan sugesti negatif seperti ini. Aku cukup kuat untuk tidak menghiraukan omongan orang lain..tapi cukup sensitif mendengarkan ucapan mereka.
Bukan aku tidak patuh dengan perintah mereka....But Please..ijinkan aku memilih jalan Hidupku...Aku sudah cukup bertanggung jawab dengan resiko yang akanku terima nanti.
Ya allah Kuatkanlah Pundak ini dalam menghadapi ujian yang kau berikan.
Jaga hatiku agar senantiasa menunaikan hak agamaku
Keep My heart With Allah
Oke, aku mau bikin pamlet dulu nih, buat undangan
Moga Allah mudahkan dan hasilnya sesuai harapan.
Kucari-cari sebab rupanya hal ini berpengaruh pada amalan ruhiyahku....
Ibadahku??
hafalanku??
Silahturrahmiku???
Hmmm...semuanya DOWN....Oh GOD...Its Not Me :(
Tuntutan menyelesaikan meraih gelar Sarjana dari orang tua justru buat aku tidak semangat. Hmm...mungkin aku melakukannya karena mereka bukan karena keinginanku sendiri. Dan hal ini merembes pada semangatku dalam bisnis yang ku lakoni, amanah yang harus ku penuhi, dan silahturahmi yang harus ku jaga.
ZONA NYAMAN !!!!
Adalah zona dimana aku melakukan apapun sesuai dengan keinginanku, tanpa paksaan dari orang lain.
Aku tahu tujuan mereka baik...aku segera lulus...tapi aku tidak siap di tekan dengan menuduhku macam-macam, bukan salahku belum juga sarjana karena bisnisku....bukan salah kesibukanku yang lain......Ya Tuhan tolonglah buat mereka mengerti....mohon dukung aku biar semua berjalan dengan baik.
Doa dan restu mereka yang kuharapkan, bukan sugesti negatif seperti ini. Aku cukup kuat untuk tidak menghiraukan omongan orang lain..tapi cukup sensitif mendengarkan ucapan mereka.
Bukan aku tidak patuh dengan perintah mereka....But Please..ijinkan aku memilih jalan Hidupku...Aku sudah cukup bertanggung jawab dengan resiko yang akanku terima nanti.
Ya allah Kuatkanlah Pundak ini dalam menghadapi ujian yang kau berikan.
Jaga hatiku agar senantiasa menunaikan hak agamaku
Keep My heart With Allah
Oke, aku mau bikin pamlet dulu nih, buat undangan
Moga Allah mudahkan dan hasilnya sesuai harapan.
Aku Tidak Akan Pulang SEBELUM Aku Buktikan
Ini janjiku, ucapan mereka cukup melecut sanubariku, akan ku buktikan bahwa pilihanku TIDAK SALAH !!! Terlalu banyak mendengarkan omongan negatif dari orang lain,kadang membuatku muak untuk bersama dengan mereka, padahal aku tidak butuh materi, hanya butuh dukungan untuk memperkuat azzamku di jalan yang ku pilih.
Setiap orang hanya bisa bicara, apakah mereka melakukannnya??? No...akulah yang menjalaninya, akulah yang akan menanggung resikonya, pelajaran yang telah terjadi, seringkali aku menyesal dengan perbuatanku sendiri, dan hal yang kulakukan itu adalah dari orang yang tidak tahu apa-apa. Memang benar apa yang mereka inginkan itu baik untukku, tapi kan cara untuk mewujudkannya itu aku yang paham, aku yang kelola, seharusnya aku yang berpikir matang...bukan seperti kerbau dicucuk hidungnya..mengikuti apa kata mereka, hatiku benar-benar tersiksa (hehe...jiwa BOss yang nggak mau di atur Nih )
Ancaman MIMPI BESAR
Semua orang sukses telah mengalaminya, dan KINI aku sedang BELAJAR Sukses, dari cemoohan orang yang tidak tahu apa-apa, sampai larangan dari keluarga yang menduga tanpa analisa bahwa yang kukerjakan adalah sia-sia, hanya merugikan peluang yang lain....dll. Ancaman dari orang lain mungkin bisa kuatasi dengan kepala dingin, Di cuekin saja, Namun ancaman dari keluarga apalagi orang tua tentulah sangat sulitku di buatnya, antara tidak mau jadi anak durhaka dengan EGOKU dengan PILIHAN dan jalan yang ku pilih. Ingin bicara
"Ma..Pa....izinkan aku untuk mandiri, aku bukan anak kecil lagi.."
Tapi itu hanya ku telan kembali, kebutuhanku yang masih di tanggung mereka dan ikatan darah yang harus ku jaga dengan hormat dan baktiku....membuatku harus meredam pendapatku....sembari terus membangun jiwa mandiri secara Diam...meskipun alangkah indahnya jika pilihaku juga di support secara batiniah..karena secara materi tidak terlalu ku harapkan.....
Untuk Sukses AKU cuma Butuh Sikap Dan Mental Yang Super
Dan itu hanya bisa kudapatkan dari pengembangan diri yang terus kulakoni dan support dari mereka.
AKU TIDAK AKAN PULANG !!!
Ini bukan aksi penenanganku..bukan..dan bukan...
Aku tidak mau jadi anak DURHAKA...Namun aku hanya ingin tenang dengan ikhtiar yang kulakukan untuk impianku....Pulang hanya membuatku tambah bimbang karena banyak pertimbangan....
Aku telah melakukan semampuku.....menjalaninya...dan terus berusaha menjadi TERBAIK :)
*********
AKU AKAN BUKTIKAN....DAN ITU AZZAMKU
:) Bertahan dengan hasil usaha sendiri, Hidup dirantau orang secara mandiri...Seorang Wanita??
Hmm..itu bukan halangan bagiku, TIDAK Ada yang TIdak Mungkin, JIka aku masih BErsama Tuhanku
Hmm..itu bukan halangan bagiku, TIDAK Ada yang TIdak Mungkin, JIka aku masih BErsama Tuhanku
Aku Akan Sukses untuk mendapatkan restu kedua orang tuaku :)
Ya Allah kuatkan aku dijalanMu Ya Rabb
2 November 2012, 10.37
MY Inspiring Room
Kapan Wisuda Nak ?
"Kapan wisuda Nak?"
"Doakan ajalah Pa, secepatnya " Seringkali dua kalimat itu ku lontarkan ketika Sang Ayah bertanya kapankah aku akan lulus S. Empat Bulan yang lalu mereka juga menanyakannya kepadaku, Insya Allah september BISA !! jawabku yakin...
*** September berlalu........
Oke, mungkin ini belum takdirku, olahan data yang ku kerjakan harus di ulang uji labor...alhamdulillah aku hanya ingin kekuatan dan kesabaran disini, terus berusaha menguat-nguatkan hati ketika Sang Ayah dan Bunda menanyakan hal itu kembali. Untungnya mereka mengerti dengan keadaanku, sehingga akupun bisa lega.
*** Awak usahakan November bisa kompre Pa " Janjiku pada mereka
Namun ditengah perjalananku merampungkan skripsi, aku terjebak dalam suatu pilihan yang membuatku mulai rubuh pada satu tujuanku, skripsiku terancam berjalan lamban, karena aku lebih tertarik dengan bisnis yang kini ku jalani, pada awalnya aku hanya berniat part time, berusaha untuk mengatur waktu dengan pengerjaan skripsi.
Namun sayang seribu sayang, aku belum begitu cekatan dalam mengatur waktuku, aku belum bisa berbagi fokus, sehingga skripsipun jadi terbengkalai, aku jarang ke kampus, padahal masih ada deretan kartu kuning yang harus ku isi untuk syarat kompreku, kartu kuning yang akan terisi jika aku mengikuti seminar di kampus. Aku lebih suka mengembara mempromosikan dan belajar untuk modal keterampilan dalam bisnis yang menurutku akan membuatku lebih cepat sukses dibandingkan dengan punya ijazah.
*** November akan datang...jadwal wisuda sudah tidak bisa di masukkan lagi, sedangkan aku masih berkutat dengan acc hasil yang belum kunjung selesai, yah...aku terancam WISUDA Februari 2013 tahun depan, Bukan terancam namun ini semua adalah KENYATAAN.
"Kapan Wisuda Nak, Papa sudah bilang ke pak etek, katanya boleh pinjamkan mobil, Oh iya Apa alum ado bali baju untuk wisuda tu lai nak " Ucapan Papa kali ini benar-benar menamparku, memilas hatiku hingga terasa begitu sakit, sungguh zalimnya aku membuat mereka menunggu terlalu lama......
Salah...Salah....sungguh Salah apa yang aku pikirkan selama ini....
Aku Di Wisuda, itulah kebahagiaan Mereka....Ya Allah, maafkan hambamu yang begitu banyak impian ini, namun tak bisa memilah mana yang harus didahulukan.
Selama ini aku selalu, bersikeras bukan karena kesibukanku di bisnis yang kurintis sekarang yang telah membuat aku belum juga menyelesaikan skripsiku itu, aku selalu bilang pada mereka, aku mengerjakan juga untuk mereka, aku mengerjakannya secara part time. Namun jiwa orang tua tak bisa di bohongi, mereka merasumsi aku telat skripsi karena aku Sibuk dengan Kerjaanku sebagai calon pengusaha :)
***Apa ndak minta uang banyak Nak, Kamu ndak usah pusing kalo ingin jadi pengusaha, setelah wisuda kan Bisa, ini tanah ya Buat kalian Apa belikan, olahlah nanti, jadikanlah ruko, nak usaha apapun silakan, tapi tolong jangan buang-buang waktu jua nak, kalo lah wisuda kan tenang pula pikiran Apa, selesai satu, nanti kita rembukkan pula kamu maunya apa....satu pinta Apa, tolong fokus dulu untuk skripsi ya Nak "
Inilah yang di ucapkan kedua orang tuaku kemarin malam, mereka berkata sambil menangis.
Astagfirullah al adzhim.....
Astagfirullah al adzhim.....
Astagfirullah al adzhim.....
Astagfirullah al adzhim.....
Sudah 3 kali aku melihat Papa menangis, dan ini benar-benar membuatku ingin lenyap seketika, aku telah membuat mereka bersedih.....Aku hanya memikirkan EGOku....meskipun tujuanku juga untuk membahagiakan mereka lebih cepat, namun TERNYATA aku salah.....MEREKA Menunggu AKU WISUDA....Ya Allah.....
Appa...Amma....Forgive Me !!!
Mulai saat ini aku akan berikan yang terbaik Buat Mereka, merekalah Nyawaku, Merekalah Hidupku, Tanpa restu mereka aku bukanlah Siapa-Siapa :)
Ma...Pa...I Will graduated this Years...
TIDAK AKAN ADA LAGI SIARAN TUNDA
Bismillah :)
"Doakan ajalah Pa, secepatnya " Seringkali dua kalimat itu ku lontarkan ketika Sang Ayah bertanya kapankah aku akan lulus S. Empat Bulan yang lalu mereka juga menanyakannya kepadaku, Insya Allah september BISA !! jawabku yakin...
*** September berlalu........
Oke, mungkin ini belum takdirku, olahan data yang ku kerjakan harus di ulang uji labor...alhamdulillah aku hanya ingin kekuatan dan kesabaran disini, terus berusaha menguat-nguatkan hati ketika Sang Ayah dan Bunda menanyakan hal itu kembali. Untungnya mereka mengerti dengan keadaanku, sehingga akupun bisa lega.
*** Awak usahakan November bisa kompre Pa " Janjiku pada mereka
Namun ditengah perjalananku merampungkan skripsi, aku terjebak dalam suatu pilihan yang membuatku mulai rubuh pada satu tujuanku, skripsiku terancam berjalan lamban, karena aku lebih tertarik dengan bisnis yang kini ku jalani, pada awalnya aku hanya berniat part time, berusaha untuk mengatur waktu dengan pengerjaan skripsi.
Namun sayang seribu sayang, aku belum begitu cekatan dalam mengatur waktuku, aku belum bisa berbagi fokus, sehingga skripsipun jadi terbengkalai, aku jarang ke kampus, padahal masih ada deretan kartu kuning yang harus ku isi untuk syarat kompreku, kartu kuning yang akan terisi jika aku mengikuti seminar di kampus. Aku lebih suka mengembara mempromosikan dan belajar untuk modal keterampilan dalam bisnis yang menurutku akan membuatku lebih cepat sukses dibandingkan dengan punya ijazah.
*** November akan datang...jadwal wisuda sudah tidak bisa di masukkan lagi, sedangkan aku masih berkutat dengan acc hasil yang belum kunjung selesai, yah...aku terancam WISUDA Februari 2013 tahun depan, Bukan terancam namun ini semua adalah KENYATAAN.
"Kapan Wisuda Nak, Papa sudah bilang ke pak etek, katanya boleh pinjamkan mobil, Oh iya Apa alum ado bali baju untuk wisuda tu lai nak " Ucapan Papa kali ini benar-benar menamparku, memilas hatiku hingga terasa begitu sakit, sungguh zalimnya aku membuat mereka menunggu terlalu lama......
Salah...Salah....sungguh Salah apa yang aku pikirkan selama ini....
Aku Di Wisuda, itulah kebahagiaan Mereka....Ya Allah, maafkan hambamu yang begitu banyak impian ini, namun tak bisa memilah mana yang harus didahulukan.
Selama ini aku selalu, bersikeras bukan karena kesibukanku di bisnis yang kurintis sekarang yang telah membuat aku belum juga menyelesaikan skripsiku itu, aku selalu bilang pada mereka, aku mengerjakan juga untuk mereka, aku mengerjakannya secara part time. Namun jiwa orang tua tak bisa di bohongi, mereka merasumsi aku telat skripsi karena aku Sibuk dengan Kerjaanku sebagai calon pengusaha :)
***Apa ndak minta uang banyak Nak, Kamu ndak usah pusing kalo ingin jadi pengusaha, setelah wisuda kan Bisa, ini tanah ya Buat kalian Apa belikan, olahlah nanti, jadikanlah ruko, nak usaha apapun silakan, tapi tolong jangan buang-buang waktu jua nak, kalo lah wisuda kan tenang pula pikiran Apa, selesai satu, nanti kita rembukkan pula kamu maunya apa....satu pinta Apa, tolong fokus dulu untuk skripsi ya Nak "
Inilah yang di ucapkan kedua orang tuaku kemarin malam, mereka berkata sambil menangis.
Astagfirullah al adzhim.....
Astagfirullah al adzhim.....
Astagfirullah al adzhim.....
Astagfirullah al adzhim.....
Sudah 3 kali aku melihat Papa menangis, dan ini benar-benar membuatku ingin lenyap seketika, aku telah membuat mereka bersedih.....Aku hanya memikirkan EGOku....meskipun tujuanku juga untuk membahagiakan mereka lebih cepat, namun TERNYATA aku salah.....MEREKA Menunggu AKU WISUDA....Ya Allah.....
Appa...Amma....Forgive Me !!!
Mulai saat ini aku akan berikan yang terbaik Buat Mereka, merekalah Nyawaku, Merekalah Hidupku, Tanpa restu mereka aku bukanlah Siapa-Siapa :)
Ma...Pa...I Will graduated this Years...
TIDAK AKAN ADA LAGI SIARAN TUNDA
Bismillah :)
Langganan:
Postingan (Atom)

.jpg)









